Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Pilkada DKI Kian Ketat, Ahok Bisa Keok
Jumat, 23 September 2016,
08:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Munculnya pasangan Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni yang diusung Partai Demokrat, PPP, PKB dan PAN, menjadikan persaingan pada kontestasi pemilihan gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta semakin ketat.
Dengan majunya Agus-Sylviana ini, berarti akan ada tiga pasang calon yang maju di Pilkada DKI kali ini. Dua pasangan yang sudah muncul sebelumnya yakni Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) dan Djarot Saiful Hidayat serta pasangan Sandiaga Uno-Mardani Ali Sera yang diusung Partai Gerindra dan Partai Keadilan Sejahtera (PKS).
Menurut sumber di koalisi ini, dengan masuknya Agus Harimurti Yudhoyono ke kancah Pilgub DKI ini, semakin menegaskan bahwa Susilo Bambang Yudhoyono, mantan presiden sekaligus Ketua Umum Partai Demokrat ini akan habis-habisan merebut kursi DKI 1.
"Ada kekuatan baru yang bisa mengalahkan Ahok-Djarot. Perhitungannya jika ada tiga pasang, kalaupun lolos ke putaran kedua, pasangan Ahok-Djarot tidak akan superior dan bisa dikalahkan. Saya yakin di antara pasangan lawan ahok akan ada yang tembus di atas 35 persen,"ungkap sumber, Jumat (23/9/2016) pagi.
Selain itu, dengan masuknya pasangan Agus-Sylviani ini, diperkirakan akan mendapat respons dari kalangan militer. "Di sisi lain pasangan Sandiaga juga punya modal sosial yang makin lama makin baik, sehingga akan menyulitkan pasangan Ahok-Djarot," ujarnya. [bbn/idc/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026