Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Tertibkan Pendatang, Pemprov Bali Kucurkan Dana Ratusan Juta
Minggu, 25 September 2016,
19:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Saat ini Pemprov Bali telah mengucurkan dana untuk menertibkan dan mendata penduduk pendatang di pintu-pintu masuk Bali. Dana tersebut dibagi di tiap pintu masuk dengan kisaran berbeda.
" Untuk pintu masuk di Gilimanuk berjumlah Rp 400 juta, di Padang Bai Rp 300 juta di Pelabuhan penyeberangan kawasan utara Rp 100 juta dan di Pelabuhan Benoa Rp 50 juta," jelas Kepala Bagian Kependudukan Biro Pemerintahan Prov Bali, Wayan Nuranta dalam orasinya si Podium Bali Bebas Bicara Apa Saja (PB3AS), di Lapangan Puputan Margarana Niti Mandala Renon, Denpasar, Minggu (25/9).
Dia berharap melalui kucuran dana dari Pemprov bisa mendata dan menertibkan para pendatang ke Bali.
Selain soal penduduk pendatang, Wayan juga menyinggung soal administrasi kependudukan. Saat ini pengurusan administrasi kependudukan seperti Kartu Tanda Penduduk, Kartu Keluarga hingga Akta baik Perkawinan, Kelahiran maupun Kematian sangatlah mudah. Untuk itu masyarakat diminta tidak ragu untuk datang ke Kantor Camat maupun ke Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil untuk mengurusnya.
Ia menjelaskan hal ini sesuai dengan amanat PP 37 pasal 27 ayat 1 tentang Kependudukan, yang menjelaskan sudah kewajiban negara untuk memberikan pelayanan dokumen kependudukan secara cepat, akurat, lengkap dan gratis kepada warganya.
Bahkan PP yang menggantikan peraturan sebelumnya ini juga mewajibkan penyelenggara pemerintahan dalam hal ini melalui Camat maupun Dinas Dukcapil untuk langsung mendatangi warganya yang memerlukan administrasi kependudukan dengan sistem door to door.
"Jadi jika sebelumnya masyarakat diwajibkan melaporkan dan membuat administrasinya, saat ini penyelenggara negara bisa langsung mendatangi warga untuk mendata lanjut membuatkan. Kami menyebut ini sistem jemput bola," tuturnya.
Lebih lanjut, Nuranta juga mengingatkan pentingnya KTP Elektronik karena KTP elektronik tersebut berlaku seumur hidup, selama tidak ada penggantian status. Dia mengakui dengan pemberlakuan KTP seumur hidup, negara bisa menghemat biaya sekitar Rp 3-5 triliun per tahun.
"Biaya tersebut termasuk biaya pencetakan," imbuhnya.
Selain itu, ada beberapa kelebihan yang juga dimiliki oleh E KTP, seperti pencatatan fisik warganya secara permanen.
"Jadi sidik jari dan kornea mata anda sudah tercatat di sana, jika terjadi musibah menimpa anda saat tidak membawa dokumen pribadi, tinggal hubungi Dinas Dukcapil untuk memeriksa sidik jari dan mendapatkan data diri anda yang lengkap," bebernya. [bbn/hms/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5494 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3476 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2310 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1119 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026