Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Tembak Feroza Dengan Pistol Soft Gun, Dek Epek Diamankan Polisi
Senin, 26 September 2016,
14:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Kuta. Seorang pria bernama I Made Sumariata alias Dek Epek nekat melakukan aksi koboi di kampung turis Kuta, Badung. Pelaku menembakkan peluru dari air soft gun yang dimilikinya kepada pengendara mobil bernama Nepo Prayogi.
Menurut Kapolsek Kuta, Komisaris I Wayan Sumara, peristiwa kekerasan di wilayah hukum Kuta pada Sabtu lalu (24/9/2016) pukul 20.30 Wita itu mengakibatkan mobil Feroza milik Nepo Prayogi kacanya rusak.
"Kami menerima laporan bahwa telah terjadi perusakan kaca mobil. Saat itu juga tim kami langsung bergerak ke lapangan," ucap Sumara di Mapolsek Kuta, Senin (26/9/2016).
Di Tempat Kejadian Perkara (TKP), kata Sumara menyebut ditemukan 12 butir pelor. Petugas kepolisian akhirnya langsung mendatangi warung milik Pak Jhon dan didapati keterangan jika Bayu sempat bersitegang dengan seorang pria bernama Dek Epek.
"Saat itu juga kami meminta keterangan kepada korban. Dia (korban) menjelaskan bahwa ada temannya-temannya yang bernama Bayu sempat bermasalah dengan seseorang di tempat minum-minum Pak Jhon. Kami akhirnya mendapati alamat rumah Dek Epek. Esok harinya baru dia ditangkap," jelas Sumara.
Sumara menuturkan, saat dilakukan penggeledahan di rumah Dek Epek, petugas menemukan air soft gun yang digunakan untuk menembak mobil Nepo Prayogi. Pelaku yang masih berstatus mahasiswa itu mengakui telah melakukan perusakan terhadap mobil Nepo Prayogi dengan cara menembakkan peluru air soft gun.
"Yang pasti, kasus ini tidak melibatkan kelompok tertentu. Ini murni masalah perorangan. Adapun kerugian korban senilai Rp 4 juta. Pelaku melakukan hal itu karena rasa benci melihat perilaku korban. Tersangka kita jerat dengan pasal 406 KUHP dengan ancaman hukuman dua tahun delapan bulan," terang Sumara.
Pasca kejadian ini, Sumara mengaku masih terus mengembangkan kasus ini termasuk mengenai keberadaan air soft gun serta soal perijinan senjatanya tersebut.
"Kasus ini kami kembangkan, karena keberadaan air soft gun harus ada izin. Kita cari tahu dari mana dia dapat itu (air soft gun)," tandas Sumara.[bbn/bbk/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2967 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2027 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026