Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 7 Mei 2026
1500 Layang-Layang Ikuti Buleleng Mekorot Festival
Jumat, 28 Oktober 2016,
06:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Ada berbagai jenis macam permainan layang-layang khas di wilayah Bali. Jika di Bali Selatan ada perlombaan layang-layang indah, di Bali Utara ada Mekorot.
Mekorot merupakan permainan layang-layang khas Buleleng dimana para pemain mengadu ketangkasan di udara dengan saling mengalahkan atau saling memutuskan benang layang-layang satu sama lain.
Guna mempertahankan tradisi mekorot ini, Pemerintah Kabupaten Buleleng melalui Dinas Pendidikan serta Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bekerjasama dengan Junior Chamber International (JCI) Singaraja menyelenggarakan lomba mekorot dengan tajuk Buleleng Mekorot Festival (BMF) tahun 2016. BMF yang merupakan gelaran ketiga ini dibuka langsung oleh Wakil Bupati Buleleng, dr. I Nyoman Sutjidra, Sp.OG di Lapangan Mayor Metra, Singaraja, KAmis (27/10).
Ditemui usai pembukaan, Wabup Sutjidra mengungkapkan mekorot ini hanya ada di Buleleng. Permainan mekorot ini mencerminkan bagaimana dinamika masyarakat Buleleng. Mekorot juga menurutnya adalah sesuatu yang sangat luar biasa.
“Kita bisa lihat hari ada 500 peserta. Masing-masing peserta membawa tiga layang-layang. Akan ada 1500 layang-layang menghiasi langit Singaraja,” ungkapnya.
Dirinya berharap kegiatan ini bisa terus berlanjut. Pihak pemerintah juga sangat mendukung kegiatan-kegiatan seperti BMF ini karena merupakan suatu kegiatan yang positif. Masyarakat juga sangat merindukan bagaimana bermain layang-layang mekorot sehingga bisa terus diselenggarakan. Hal ini terlihat dari banyaknya peserta dari kaum pemuda.
“Saya berharap kegiatan ini bisa terus dilanjutkan karena kegiatan ini merupakan kegiatan yang positif dan sangat dirindukan masyarakat,” harapnya.[bbn/rls/psk]
Disinggung mengenai dukungan pemerintah, pihaknya kembali menegaskan Pemkab Buleleng sangat mendukung kegiatan ini. Pemkab Buleleng telah mendukung BMF ini dari tahun lalu yang diselenggarakan serangkaian dengan Lovina Festival. Dukungan ini mengacu kepada antusiasme warga yang mengikuti kegiatan mekorot ini.
“Mudah-mudahan tahun depan antusiasme dan jumlah peserta meningkat,” tutup Sutjidra.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 712 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 656 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 482 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 463 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026