Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Selama 2016, 100 Kasus Kekerasan Anak Terjadi di Bali

Senin, 28 November 2016, 08:00 WITA Follow
Beritabali.com

Ilustrasi kekerasan pada anak. [source: istimewa]

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com - Buleleng. Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK) Bali mencatat kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan mencapai 100 kasus pada 2016 di provinsi ini.
 
"Data sampai November sudah lebih dari 100 kasus yang didampinginya dengan penanganan di kepolisian sampai pengadilan," kata Direktur APIK Bali, Ni Luh Putu Nilawati di Singaraja, Bali, Minggu (27/11).
 
Jumlah itu meningkat pada 2015 lalu yang semula tercatat 87 kasus, imbuhnya. Banyaknya kasus kekerasan terhadap anak dan perempuan karena masyarakat masih belum memahami kategori kekerasan itu sendiri. Nilawati menambahkan ke depan para aktivis dan semua elemen masyarakat perlu saling bersosialisasi dan memberikan pemahaman kepada masyarakat untuk mendeteksi tindak kekerasan.
 
"Kita perlu melakukan sosialisasi sehingga mereka menyadari bahwa itu adalah kekerasan, suatu kejahatan yang dapat melanggar undang-undang, setelah kita mengenali semua," tambahnya.
 
Sementara itu, Buleleng menjadi satu dari tiga kabupaten di Bali dengan tingkat kekerasan terhadap anak dan perempuan yang berkategori tinggi dibandingkan daerah lain di Pulau Dewata. 
 
Kekerasan biasa disebabkan oleh faktor pendidikan dan kesenjangan perekonomian. Bali sebagai daerah pariwisata justru menciptakan kesenjangan di masyarakatnya, yang menjadi satu penyebab kekerasan. [BB/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami