Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Gianyar Miliki PAUD Berbasis Hindu
Senin, 28 November 2016,
22:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com - Gianyar. Harapan para orang tua yang selama ini berangan-angan agar ada Pendidikan anak usia dini (PAUD) yang berbasis Hindu bakal segera terwujud. Pasalnya Pemkab Gianyar di tahun 2016 telah membentuk PAUD Hindu secara bertahap. Dengan menghadirkan Prof. Windia sebagai narasumber, Pemkab Gianyar melalui Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Gianyar mengadakan sosialisasi Pengembangan PAUD Berbasis Hindu di PLUT UMKM Bedulu, Gianyar (26/11) lalu.
Menurut Prof Windia, PAUD Hindu adalah pendidikan anak usia dini di mana metode pendidikan berbasis agama Hindu pada perangkat pendidikan dan atmosfer pendidikannya. Selama ini menurut Prof. Windia, anak-anak di PAUD hanya diperkenalkan salam menurut ajaran agama Hindu dan tri Sandhya.
Namun dalam PAUD berbasis Hindu, akan diberikan pendidikan agama Hindu lebih banyak namun tetap dalam metode pembelajaran anak usia dini yaitu dengan cara bermain.
PAUD Hindu ini juga didukung oleh kelembagaan yang menaunginya yaitu berbadan hukum atau yayasan, didukung sarana dan prasarana terutama tenaga pendidik yang terlatih. Hal yang tak kalah pentingnya lagi adalah adanya dukungan dan partisipasi dari masyarakat tertutama dari kalangan orang tua murid.
“PAUD berbasis Agama Hindu ini perlu dikembangkan, mengingat makin derasnya era teknologi saat ini mengancam degradasi moral anak bangsa. Jadi mereka harus diberi bekal pendidikan agama sedini mungkin,” tegas Prof Windia.
Sementara itu, Bunda PAUD Kabupaten Gianyar, Ny. Surya Adnyani Mahayastra mengatakan, PAUD Berbasis Agama Hindu ini merupakan program dari pusat. Saat ini telah dibentuk tiga PAUD Hindu yang dibagi menjadi menjadi tiga zona yang meliputi zona utara (Kecamatan Payangan, Tegallalang, Payangan dan Tampaksiring). Zona tengah (Kecamatan Gianyar dan Blahbatuh) dan zona selatan (Kecamatan Sukawati dan Ubud).
Menurut Ny. Adnyani Mahayastra, dalam PAUD Hindu nanti metode pembelajarannya akan sama seperti biasa. Tetap mengedepankan belajar sambil bermain namun dalam permainan tersebut akan diselipkan permainan tradisional Bali yang mengandung konsep-konsep agama dan budaya Hindu.
Diharapkan, kedepan Pemkab Gianyar mampu mewujudkan 14 PAUD Hindu untuk tujuh kecamatan di Kabupaten Gianyar.
Hadir sebagai peserta dalam sosialisasi tersebut adalah bendesa dan prebekel di Kecamatan Blahbatuh dan Gianyar, Kepala UPT Disdikpora Kec. Gianyar dan Blahbatuh, Bunda PAUD serta pengurus PAUD Desa Blahbatuh dan Gianyar. [rls/eni/wrt]
Berita Gianyar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3895 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2960 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2020 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1811 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026