Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 29 April 2026
Survei: Banyak yang Ingin Tinggalkan Media Sosial
Sabtu, 3 Desember 2016,
09:00 WITA
Follow
Sebagian besar masyarakat ingin meninggalkan media sosial (medsos), karena dianggap membuang-buang waktu. [source: istimewa]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com - Jakarta. Sebuah penelitian yang dilakukan oleh perusahaan keamanan cyber Kaspersky Lab di 12 negara menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat ingin meninggalkan media sosial (medsos), karena dianggap membuang-buang waktu.
Menurut hasil survei, seseorang tetap menggunakan medsos seperti Facebook dan Instagram dikarenakan rasa takut kehilangan memori digital dan kontak dengan teman-temannya.
Bagaimana cara agar hubungan baik dengan teman-teman terus terjaga merupakan sebuah tantangan yang sulit untuk ditemukan solusinya. Oleh karena itu Kaspersky Lab merancang sebuah solusi untuk membantu individu menyimpan kenangan digital mereka.
Sebuah aplikasi yang disebut FFForget, mampu mem-backup semua kenangan dari medsos yang digunakan dan menjaganya dalam wadah yang aman serta sudah dienkripsi. Aplikasi ini diharapkan dapat memberikan kebebasan bagi seseorang untuk meninggalkan medsos kapan pun mereka inginkan, tanpa merasa kehilangan.
Penelitian sebelumnya telah menyoroti kecenderungan kuat individu untuk menggunakan perangkat digital sebagai bagian eksternal dalam memori mereka.
Penelitian ini juga menunjukkan bahwa seseorang tidak mampu menahan diri untuk tidak melihat percakapan di media sosial dan tidak meng-update status di ponsel mereka.
Namun, survei terbaru menunjukkan bahwa pengguna sebenarnya cukup kritis dan sadar terhadap diri mereka sendiri dengan 39% responden percaya bahwa mereka membuang-buang waktu di medsos. Bahkan, hampir 78% menyatakan bahwa mereka sudah mempertimbangkan untuk meninggalkannya.
Meskipun ada kecenderungan untuk meninggalkan medsos, namun individu merasa ada keterpaksaan untuk tetap tinggal. Sebagian besar (62%) percaya bahwa mereka akan kehilangan kontak dengan teman-temannya jika meninggalkan medsos.
Sementara sebesar 21% responden tidak merasa khawatir dengan teman-teman mereka, tetapi takut tidak dapat mengembalikan kenangan digital seperti foto.
"Media sosial dapat memberikan manfaat namun pada saat yang sama juga bisa membahayakan. Jika memang memberikan manfaat, maka hal itu tidak menjadi masalah. Kami percaya bahwa setiap orang memiliki kebebasan untuk menentukan platform yang ingin mereka gunakan atau meninggalkannya setiap saat," kata Evgeny Chereshnev, Head of Social Media di Kaspersky Lab, Jumat (2/12).
Kebebasan digital yang sesungguhnya bukanlah soal harus melakukan suatu pengorbanan. Menurut Evgeny, Kaspersky Lab ingin setiap orang mendapatkan kendali penuh yaitu mampu memiliki salinan yang telah dienkripsi untuk semua kenangan digital mereka setiap saat.
"Dengan FFForget kami berusaha menciptakan solusi sehingga individu tidak perlu takut kehilangan memori karena akun yang diretas. Dan yang terpenting, seseorang tetap berhak untuk meninggalkan medsos setiap saat tanpa kehilangan apa yang menjadi milik mereka, yaitu kehidupan digital," ujarnya.
Rencananya, FFForget akan diluncurkan pada tahun 2017. Pengguna yang berminat dapat mendaftar di ffforget.kaspersky.com untuk memberikan feed back dan mempengaruhi ruang lingkup aplikasi. Mereka juga akan mendapatkan update, wawasan dan akses awal untuk versi public beta jika sudah tersedia. [idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3809 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1753 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026