Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 10 Oktober 2026
Polisi Bekuk Jaringan Narkoba Jakarta-Kalimantan-Bali
Selasa, 6 Desember 2016,
01:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah mengembangkan penyelidikan terhadap tersangka Sanusi (35), yang ditangkap Jumat (2/12) lalu dengan barang bukti 120 butir ekstasi dan 118 gram sabu, petugas menangkap pengedar, Haryanto (30) di rumahnya di Jalan Pandu II Denpasar Timur dan tersangka Agus Supriono (30) di rumahnya di jalan Jayagiri XIV Dentim.
“Ketiga tersangka adalah jaringan narkoba. Tersangka Haryanto pengedar sekaligus pemasoknya. Dia ini residivis kasus narkoba tahun 2012 dan pernah ditangkap oleh Polda Metro Jaya dan divonis 3,6 tahun,” jelas Wakapolresta Denpasar AKBP Nyoman Artana didampingi Kasat Resnarkoba Kompol Gede Ganefo, pada Senin (5/12).
Diterangkannya, tiga jaringan narkoba ini memiliki peran masing masing. Tersangka Sanusi dan Agus Supriono bertugas sebagai peluncur, yakni menempel narkoba disejumlah tempat yang sudah ditentukan. Sedangkan Haryanto adalah bosnya.
“Jadi, setiap kali ada pelanggan yang membeli, Haryanto memerintahkan keduanya (Sanusi dan AS) menempel narkoba,” ungkap AKBP Artana.
Ketiga tersangka ditangkap berdasar hasil penyelidikan jajaran Sat Narkoba Polresta Denpasar, pada Jumat (2/12) lalu. Tersangka Sanusi yang bekerja sebagai pengepul barang rongsokan diringkus saat menempel narkoba diseputaran Jalan Badak Agung Denpasar, sekitar pukul 18.00 Wita. Petugas menggiring ke rumah kosnya di Jalan Jayagiri Sumerta Denpasar Timur dan menemukan 9 paket ekstasi warna merah muda dengan jumlah 45 butir, 75 butir ekstasi union, dan enam paket berat bersih 118 gram.
“Tersangka SN (Sanusi) mengaku mendapatkan narkoba dari tersangka HR (Haryanto),” jelas AKBP Artana. Giliran tersangka Haryanto diciduk dirumahnya di Jalan Pandu Gang II Dentim sekitar pukul 21.30 Wita. Barang bukti yang diamankan dari tersangka yakni 1 paket sabu. Setelah diperiksa, tersangka bertubuh ceking ini mengaku 120 butir ekstasi dan 108 gram sabu adalah miliknya.
Narkoba tersebut dibeli dari temannya, berinisial UD di Jakarta dengan cara mentransfer uang terlebih dulu. UD sendiri memasok narkoba dari Kalimantan dan dikirim melalui kurir dan diberikan kepada tersangka Haryanto, di Denpasar.
“Selama 4 bulan tinggal di Denpasar, tersangka HR sudah 2 kali memasok sabu, masing masing 500 gram. Jadi, sudah sekilo sabu dipasok ke Denpasar dan yang kami temukan ini adalah sisanya,” jelas AKBP Artana.
Tersangka Haryanto mengaku mendapat untung dari hasil penjualan sabu sebesar Rp 7,5 juta untuk 100 gram. Sedangkan kepada tersangka Sanusi dan AS, tersangka Haryanto memberikan keuntungan Rp 50 ribu perpaket, untuk sekali tempel.
Setelah menangkap tersangka Haryanto, petugas kemudian meringkus tersangka Agus Supriono di rumahnya di Jayagiri XIV, Dentim, sekitar pukul 22.30 Wita. Dalam pengerebekan dirumah pedagang bakso itu, petugas menemukan barang bukti 17 paket sabu seberat 2,58 gram.[spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 1768 Kali
02
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 1606 Kali
03
Rem Blong, Truk Bermuatan Batu Terjun ke Jurang di Sidemen
Dibaca: 1349 Kali
04
Anggota Polsek Manggis Dianiaya, Pinggul Patah
Dibaca: 872 Kali
05
Konsensus Politik Tanpa Musuh Era Prabowo Subianto
Dibaca: 822 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026