Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Pencak Silat Pendekar PSPS Bakti Negara ke-17, Wujud Keutuhan NKRI
Jumat, 16 Desember 2016,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. DPC Persatuan Seni Pencak Silat (PSPS) Bakti Negara Kota Denpasar menyelenggarakan Kejuaraan Pencak Silat Pendekar PSPS Bakti Negara ke-17 di Gor Ngurah Rai Denpasar dari tanggal 15 sampai 18 Desember mendatang.
Kejuaraan yang memperebutkan piala bergilir Walikota Cup ini, resmi dibuka Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara dilanjutkan dengan penyerahan piala bergilir Walikota Cup oleh Juara Umum terdahulu yakni Ranting Kepoan kepada Wakil Walikota dan Wakil Walikota menyerahkan kembali kepada panitia penyelenggara Kamis (15/12).
BACA JUGA:
Dalam kesempatan tersebut Walikota Denpasar IGN Jaya Negara mengatakan, Kejuaraan Walikota Cup Pencak Silat ini tidak semata-mata mencari hadiah atau juara.
Menurutnya, di dalam pencak silat terkandung seni, budaya dan olahraga. Seperti halnya di Jepang ada film The Last Samurai, yang menggambarkan seorang pejuang mempertahankan negaranya dengan pedang.
"Artinya melalui kejuaraan ini kita ingin menumbuhkan spirit seperti itu," ungkapnya.
Menurut Jaya Negara, dalam kejuaraan ini piala adalah nomor dua, yang terpenting dalam Walikota Cup ini dapat menumbuhkan para petarung yang memiliki integritas, spirit sportivitas dalam olah raga.
Selain itu, kejuaraan ini digelar untuk persiapan peserta mengikuti Pekan Olahraga Provinsi Bali.
Dengan digelarnya kejuaraan ini, Jaya Negara berharap kepada semua peserta agar bisa menjujung sportifitas yang tinggi, dan pakai kesempatan ini untuk menujukan karir prestasi.
Sementara Ketua Umum PSPS Bakti Negara I Bagus Jagra Wibawa di dampingi Ketua Panitia I Wayan Suartika, S.Pd mengatakan, kejuaraan Pencak Silat Pendekar PSPS Bakti Negara ke -17 ini untuk menjaga dan menjalin komunikasi antara pendekar yang ada di Kota Denpasar. Sehingga, diharapkan tercipta suasana kekeluargaan yang aman dan kondusif serta menjamin keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) di tengah-tengah berbagai ancaman yang mungkin terjadi terutama ancaman dis integrasi bangsa.
BACA JUGA:
Selain itu kegiatan ini juga disebutkan bertujuan untuk lebih menumbuhkan dan meningkatkan serta melestarikan kebudayaan tradisonal khususnya di bidang pencak silat.
Ketua Panitia I Wayan Suartika, S.Pd menambahkan, kejuaraan ini diikuti oleh 38 ranting yang dibagi empat kategori yakni tingkat usia dini, pra remaja, remaja, dan dewasa.
"Kegiatan ini murni untuk atlit pemula artinya yang pernah mendapat juara tidak diikutkan dalam kegiatan ini," ujarnya. [rls/ayu/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2808 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2032 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1981 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026