Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Turn Back Hoax, Aplikasi Lawan Berita Bohong
Minggu, 18 Desember 2016,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Berawal dari percakapan dengan Forum Anti Fitnah, Hasut, dan Hoax di media sosial, sembilan relawan tergerak untuk membuat aplikasi melawan berita bohong yang diberi nama Turn Back Hoax.
"Kami buat database terbuka, siapa pun bisa post ini hoax atau bukan," kata Khairul Anshar, salah satu pengembang aplikasi Turn Back Hoax, di Jakarta, Sabtu (17/12).
BACA JUGA:
Aplikasi ini berbentuk seperti forum, pengguna harus masuk menggunakan akun Facebook untuk mengunggah informasi, yang dapat berupa pesan berantai, artikel yang dimuat di situs, atau foto.
Untuk mengetahui informasi tersebut hoax atau bukan, pengguna lain dapat berpartisipasi dengan mengklik flag hijau (bukan hoax) atau merah (hoax).
Penjelasan mengenai hoax atau bukan dapat ditulis di kolom komentar, pengguna dapat berdiskusi di kolom tersebut.
Sementara itu, untuk mencari tahu informasi yang berupa foto, aplikasi yang berupa ekstensi di Google Chrome ini akan menyambungkan dengan Google Image, untuk mencari tahu siapa yang pertama kali mengunggah foto tersebut dan informasi apa yang sebetulnya diberikan bersama foto itu.
Algoritma dalam aplikasi tersebut akan menilai jumlah flag dalam informasi yang diberikan untuk sebuah situs, lalu akan memberikan data apakah situs tersebut sering menyebarkan hoax atau tidak.
Khairul berharap informasi tersebut kemudian hari dapat diteruskan kepada Kementerian Kominfo maupun Kepolisian untuk menindaklanjuti penyebaran berita hoax di dunia maya.
Meskipun memiliki penanda merah dan hijau di setiap unggahan, pembaca tidak dapat langsung menyimpulkan apakah informasi tersebut tergolong hoax atau bukan berdasarkan jumlah flag.
Masih ada kemungkinan orang menandai informasi tersebut sebagai hoax padahal bukan, atau sebaliknya, mengingat aplikasi tersebut dapat diakses oleh siapa saja.
BACA JUGA:
Untuk itu, Ia menyarankan pembaca untuk membaca kolom komentar untuk menarik kesimpulan apakah informasi tersebut hoax atau bukan.
Selain itu, aplikasi memiliki sistem untuk mengecek apakah pengguna yang log in merupakan akun palsu atau bukan. Bila palsu, mereka akan mem-blacklist akun tersebut.
Turn Back Hoax kini masih dalam tahap pengembangan sehingga database yang dimiliki terbatas. Aplikasi tersebut tersedia dalam website dan ekstensi di Google Chrome. Mereka juga melirik aplikasi mobile karena akses ke smartphone lebih jamak daripada komputer. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5890 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4618 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2590 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2231 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2207 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026