Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 13 Juni 2026
Gagal Bisnis Valas Ratusan Juta, Made Polos Gantung Diri
Minggu, 18 Desember 2016,
08:26 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Kuta. Diduga akibat gagal bisnis valas, seorang pria bernama I Made Polos, nekat mengakhiri hidupnya dengan gantung diri.
Berdasar informasi yang didapat di lapangan, korban umur 43 tahun yang berprofesi sebagai security ditemukan tewas tergantung pada Sabtu 17 Desember 2016, pukul 20.00 wita. Korban ditemukan gantung diri di area kantor pembantu Bank Maya Pada, Jalan Mertanadi Block F, Ruko Sunset Jaya, Linkungan Abian Base Kuta Badung.
Korban asal Bunutin Kintamani, Bangli ini saat pertama kali ditemukan tergantung tali tambang plastik warna biru dengan panjang dari simpul sampai ikatan leher sekitar 1,20 meter. Korban masih memakai celana kain warna biru Security, baju kaos warna biru, memakai jaket parasut warna hitam, dan sepatu PDH warna warna hitam. Korban ditemukan telah tewas dengan lidah menjulur.
Saksi I Made Ada, yang merupakan security Bank Maya Pada, menjelaskan, ia diminta untuk datang ke kantor oleh rekan kerjanya. Setelah tiba di kantor ia melihat sedang berusaha membuka paksa pintu dengan menggunakan Obeng dan Tang. Setelah berhasil membuka pintu, mereka melihat korban Made Polos dalam posisi tergantung di tembok belakang ruang Genzet.
Saksi lainnya yang merupakan karyawan Bank Maya Pada, Tri Pena, menjelaskan bahwa sebelumnya korban pernah curhat kepadanya terkait permasalahan keuangan. Korban sebelumnya pernah ikut bisnis investasi Valas sebesar 750.000.000.
Namun sekitar tiga bulan terakhir korban tidak mendapat pembayaran dari hasil investasi tersebut mengingat uang yang diinvestasikan dari hasil pinjaman Bank dengan jaminan 4 buah sertifikat tanah.
"Pihak Bank Debitur selalu menagih pembayaran kepada korban, bahkan korban sekitar tiga hari sebelumnya korban sempat menyampaikan kepada saksi akan menjual kos-kosannya yang di Suwung Batan Kendal untuk pelunasan utang di Bank,"jelas saksi.
Jenazah korban kemudian dibawa ke kamar Jenazah RSUP Sanglah menggunakan mobil Ambulance PMI untuk dilakukan Otopsi.[bbn/rls/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026