Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 29 Juli 2026
Duarrr...Jari Bocah SD Putus Kena Ledakan Kembang Api
Sabtu, 24 Desember 2016,
06:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Sial menimpa Ida Bagus Sulaksana (10) bocah kelas IV SDN 1 Tuakilang, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan, jari telunjuk kanannya putus setelah terkena ledakan kembang api jenis Roman Candle 0,8 yang berisi 5 ledakan. Selain jari telunjuknya putus dua ruas, Sulaksana yang berasal dari banjar Tuakilang Baleran, Desa Denbantas, Kecamatan Tabanan juga mengalami patah tulang pada bagian telapak tangan kanannya.
Korban kini tebaring lemas di Ruang Bugenvill RSUD Tabanan pasca menjalani operasi di bagian tanganya yang putus tersebut.
Ayah korban, Ida Bagus Made Susrama (53) yang ditemui Jumat (23/12) di BRSU Tabanan mengatakan kejadian tersebut terjadi sekitar pukul 18.30 wita hari Kamis (22/12). Saat itu kembang api yang dibelinya ditoko sekawan bertempat di Banjar Pasekan Baleran, Desa Dajan Peken Tabanan merek Roman Cendle 0,8 ini bermaksud diledakan oleh korban.
Waktu itu korban bermain kembang api tidak sendiri yakni bersama saudara sepupunya yang masih kecil. Korban Sulaksana yang memegang dan meledakkan keatas kembang api tersebut. Kembang api yang isinya 5 letusan ini pun diledakkan hanya saja terdengar 4 letusan dan letusan terakhir tersebut tidak berbunyi yang ternyata mengenai tangan kanan putra satu-satunya ini.
"Saya tidak tau persis kejadian karena saaat itu mau mandi. Sedangkan jarak rumah dan tempat anak saya main kembang api 200 meter, hanya saja sempat curiga kenapa hanya 4 letusan, tiba-tiba adik saya mememanggil anak saya kena kembang api, dan tangannya sudah hancur dan berdarah," jelasnya.
Susrama pun panik, dan langsung korban dilarikan ke RS Bhakti Rahayu hanya saja karena luka cukup parah dirujuk ke RSUD Tabanan. Dan pada Jumat (23/12) kemarin sudah dilakukan operasi selanjutnya sudah dirawat diruangan Bugenvil no 6 untuk memulihkan kondisi.
"Waktu itu saya syok tidak bisa ngomong apa, kasihan sekarang tangan anak saya putus bagian telunjuk," keluh Susrama.
Dirinya pun berharap saat ini untuk menghentikan saja penjualan kembang api yang notabane dapat membahayakan nyawa.
Dr. Sri Artha Dewi bagian MOD RSUD Tabanan mengatakann jika korban sekitar pukul 09.00 pagi sudah dilakukan operasi. Korban mengalami putus jari telunjuk bagian kanan sebanyak dua ruas. Dan ada tulang patah pada bagian telapak tangan korban.
"Sebelum dioperasi korban sudah mendapatkan perawatan pembersihan luka. Sementara untuk jari yang lainya tidak ada luka saat ini pun korban sudah dipasangkan layer dan kondisinya suda mulai stabil, " jelasnya. [nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3884 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2828 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2038 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1987 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1804 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026