Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Pemprov Akan Tuntaskan Bantuan 1680 Bedah Rumah
Senin, 9 Januari 2017,
09:46 WITA
Follow
Pastika lakukan peletakan batu pertama di salah satu penerima bantuan bedah rumah yakni warga Desa Les. [ist]
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Awal tahun 2017 akselerasi program kerja Pemprov Bali dalam upaya mengentaskan kemiskinan sudah mulai dilaksanakan. Hal tersebut ditandai dengan instruksi langsung dari Gubernur Bali Made Mangku Pastika untuk segera memverifikasi data pemilik rumah tidak layak huni yang diperoleh dari BPS pada tahun 2015.
"Saya minta ini diverifikasi kembali, ini kan data 2015 dari BPS, siapa tahu sudah ada yang dapat di tahun kemarin namun namanya masih masuk di data ini, dan bukan hanya di desa ini saja tapi seluruh Bali saya perintahkan,” jelas Pastika ketika melakukan kunjungan kerja ke Kabupaten Buleleng, tepatnya di Desa Les, Desa Pedawa dan Desa Bukti, Minggu (8/1).Ia menegaskan bahwa jika ternyata ada nama yang sebelumnya sudah memperoleh agar dicoret dari data tersebut. Sehingga dananya bisa dianggarkan kepada yang lain yang mungkin masih tertinggal atau tidak masuk dalam data BPS.
Pastika juga menjelaskan bahwa saat ini Pemprov akan fokus menuntaskan bantuan bedah rumah sesuai dengan data dari BPS tersebut yang jumlahnya mencapai 1680 untuk seluruh Bali. “Sekarang kita mau fokus dulu menghabiskan yang di data ini, nanti setelah itu kita sisir kembali siapa tahu masih ada yang ketinggalan supaya bisa kita anggarkan lagi di perubahan tahun 2017 ini,” ungkapnya.
Terkait dengan hal tersebut, Pastika memberikan waktu selama seminggu bagi desa tersebut untuk memverifikasi data yang telah diberikan. Selain itu, Ia juga meminta agar pihak desa membuat kepanitiaan untuk nantinya bisa dibuatkan Surat keputusan sehingga bisa dilakukan pencairan dana untuk tahap pertama sebesar 40% mengingat bantuan bedah rumah tersebut menggunakan sistem swakelola.
Pastika juga mengharapkan saat proses pembangunan, masyarakat desa turut membantu sehingga pekerjaan tersebut tidak banyak mengeluarkan dana hanya untuk membayar tukang dan dananya bisa lebih efektif untuk pembangunan rumah tersebut.
Berita Premium
Reporter: bbn/rob
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 430 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 370 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 358 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026