Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Pria Australia Tewas Diserang Buaya

Sabtu, 21 Januari 2017, 09:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

Seorang pria tewas oleh buaya raksasa dengan panjang 3,5 meter di Northern Territory, Australia, Kamis sore (19/1), setelah ia berusaha menyeberangi jalur sungai di dekat Kakadu National Park.
 
Pria berusia 47 tahun itu bersama dua rekan perempuannya berusaha menyeberangi bagian East Alligator River, yang memiliki reputasi buruk, di Cahills Crossing pada Kamis (19/1/2017) sekitar pukul 16.00 waktu setempat Kamis, ketika buaya tersebut menyerang dan menewaskan lelaki itu.Juru bicara bagi Polisi Northern Territory mengatakan, mayat pria tersebut ditemukan sekitar empat jam kemudian, sekitar dua kilometer menuju hilir.
 
"Tepat setelah pukul 20.20 waktu setempat polisi menemukan mayat lelaki itu dua kilometer ke arah hilir. Satu buaya ada di dekat mayat tersebut," kata juru bicara itu kepada Nine Network."Buaya tersebut ditembak di lokasi dan mayat pria itu diangkat. Mayat tersebut telah dibawa pergi," kata juru bicara itu, sebagaimana dikutip Xinhua.
 
Juru bicara tersebut mengatakan daerah di dekat Cahills Crossing dipenuhi buaya besar, dan polisi terus memperingatkan masyarakat serta wisatawan agar tidak berusaha menyeberangi jalur dataran rendah kecuali mereka menggunakan kendaraan yang cocok."Daerah ini memiliki reputasi buruk karena banjir, dan kami terus mengirim pesan untuk memberitahu warga agar tidak masuk," kata polisi.
 
Sementara itu, Wakil Inspektur Polisi Norther Territory Bob Harrison mengatakan lelaki tersebut melakukan tindakan "bodoh", sebab ia menyeberangi daerah rawan yang dipenuhi buaya raksasa."Cahills Crossing memiliki reputasi buruk karena buaya dan menyeberanginya buat adalah perbuatan bodoh," kata Harrison kepada ABC pada Jumat (20/1).
"Orang menguji nasib, karena tahu ukuran buaya di daerah itu," katanya.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: Kominfo NTB



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami