Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Balas Trump, Iran Larang Warga AS Masuk Negaranya

Senin, 30 Januari 2017, 19:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, NASIONAL.

 Menanggapi 'Muslim Ban' yang dikeluarakan Presiden AS Donald Trump, Iran balas menyatakan akan melarang semua warga AS memasuki Republik Islam itu
 
.
 
Sebelumnya, Trump mengeluarkan keputusan yang membatasi imigrasi dari tujuh negara yang mayoritas penduduknya Muslim.
 
Dalam pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Iran langsung mengaitkan larangan itu dengan keputusan Trump, yang disebut Iran 'penghinaan nyata terhadap dunia Islam'.
 
Pernyataan itu juga berisi prediksi bahwa keputusan Trump 'akan tercatat dalam sejarah sebagai hadiah besar bagi ekstremis dan pendukung mereka'.
 
Iran lebih lanjut memperingatkan, larangan yang ditandatangani Trump pada Jumat lalu itu tidak akan membuat AS lebih aman. Kementerian itu juga mengatakan tindakan balasan tersebut akan terus berlaku sampai pembatasan selama 120 hari itu dicabut.
 
Reaksi Iran itu adalah tanggapan resmi pertama dari tujuh negara mayoritas Muslim yang disebut dalam larangan Trump. Enam negara lain: Irak, Libya, Suriah, Sudan, Yaman, dan Somalia.
 
Trump memerintahkan penangguhan izin masuk ke AS bagi semua pengungsi selama empat bulan, dan melarang pengungsi Suriah tanpa batas. Keputusan itu juga melarang pemegang Green Card dari tujuh negara tersebut masuk lagi ke wilayah AS, sementara meminta badan-badan AS mempercepat prosedur masuk bagi Kristen minoritas dari negara-negara itu.
 
Gedung Putih menyatakan 'pemeriksaan ekstrem' itu langkah-langkah guna melindungi AS 'dari warga asing yang masuk dari negara-negara yang dikecam terorisme'.
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/sin



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami