Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Vertigo Tak Kunjung Sembuh, Muliasa Pilih Gantung Diri
Rabu, 1 Februari 2017,
05:15 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
BeritaBali.com, Tabanan. I Made Muliasa (58) warga Banjar Dinas Megati Kelod, Desa Megati, Kecamatan Selemadeg Timur, Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri, Selasa (31 Januari 2017). Diduga korban nekat gantung diri dikandang ayam belakang rumahnya karena penyakit vertigo (sakit kepala) yang dialaminya sejak tiga tahun tak sembuh sembuh.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sekitar pukul 13.00 Wita korban berdiri di halaman rumahnya. Saat itu menantu korban I Putu Ari Gunawan (42) pergi menjemput anaknya ke sekolah. Sedangkan istri korban Ni Made Sudarti (55) pergi mencari sesajen.
Sebelum istrinya berangkat pergi membeli sesajen sempat berpesan kepada korban untuk tidak pergi kemana mana dan tetap tinggal di rumah. Tak berselang lama menantu korban I Putu Ari Gunawan datang dari menjemput anaknya langsung istirahat tidur siang.
Ketika istri korban datang dari mencari sesajen, menanyakan keberadaan korban karena korban tidak ada di rumah. Istri korban bergegas mencari korban di sekitar rumah termasuk ke kandang ayam yang berada di timur rumah dan berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban. Tak pelak istri korban berteriak histeris ketika menyaksikan korban telah terbujur kaku tergantung pada kandang ayam.
Saat itu kondisi korban tergantung menggunakan tali plastik berwarna biru yang diikat pada plafon kandang ayam dengan simpul mati, sedangkan tubuh korban mulai kaku dengan keadaan kedua lutut kaki sedikit menekuk dengan ketinggian sekitar 2,5 meter.
“Sang istri langsung berteriak histeris hingga sang menantu bangun dan menghampiri mertuanya lalu menurunkan korban dari ikatan tetapi korban suda tidak bernyawan,” jelas sumber informasi di lokasi.
Kapolsek Selemadeg Timur, AKP I Gede Surya Kusuma membenarkan perihal peristiwa tersebut. Dirinya menjelaskan bahwa setelah dilakukan pemeriksaan terhadap jenazah korban oleh petugas medis, tidak ditemukan adanya tanda-tanda kekerasan hanya ada memar bekas jeratan di leher korban.
[pilihan-redaksi2]
“Dan ditemukan adanya air mani pada kemaluan korban,” ujarnya.
Dirinya menambahkan jika menurut keluarga korban diketahui bahwa korban selama tiga tahun belakangan ini menderita penyakit vertigo akut dan tidak berani melihat orang banyak.
“Sementara diduga korban tidak kuat dengan penyakitnya,” tandasnya. [bbn/nod/psk]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5955 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4661 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2647 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2297 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2230 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026