Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 16 September 2026
Pastika Kirim Bantuan ke Warga Miskin Gesing
Jumat, 3 Februari 2017,
09:58 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Made Suartama dan Ketut Mertasih yang menempati rumah tak layak huni di Banjar Dinas Gesing II, Desa Gesing, Kecamatan Banjar, Kabupaten Buleleng menuai simpati Gubernur Bali Made Mangku Pastika.
Gubernur Pastika langsung mengutus Tim Biro Humas dan Protokol Setda Provinsi Bali untuk meninjau keberadaan mereka, Kamis (2/2).
[pilihan-redaksi]
Ditemui di kediamannya, tim mendapati kondisi Made Suartama beserta keluarga sangat memprihatinkan. Mereka tinggal di sebuah rumah berdindingkan bambu lapuk dengan ditutupi terpal yang berada di tengah perkebunan cengkeh. Ketut Mertasih menceritakan bahwa mereka sudah cukup lama tinggal di rumah sederhana yang lahannya merupakan milik orang lain. Karena mereka tidak memiliki cukup uang untuk membeli tanah.
Dalam keseharian, pasutri ini bekerja sebagai buruh serabutan dengan penghasilan perbulan sekitar Rp.400.000. Dengan penghasilan pas-pasan, mereka harus menghidupi 4 anak. Anak pertama dan kedua mereka sudah menikah, sedangkan anak ketiga yaitu Luh Putu Budiartini masih duduk di Bangku SMA dan Kadek Sastika yang masih dudukdi bangku SMP.
Untuk memenuhi biaya pendidikan anak-anaknya, Ketut Mertasih hanya mengandalkan beasiswa miskin yang diperoleh dari sekolah.
“Luh Budi mendapat beasiswa miskin satu juta rupiah tiap bulan, sedangkan Kadek Sastika mendapat Rp. 375.000, uang itu saya gunakan untuk membeli keperluan sekolah mereka”, ujarnya.
Sedangkan untuk makan dan bekal anak-anak ke sekolah, Iahanya mengandalkan dari pekerjaan serabutan.
“Kalau kami dapat uang, kami makan dan anak-anak memiliki bekal, tapi kalau tidak ya makan seadanya dan mereka hanya berbekal satu permen”, ungkapnya.
Untuk itu ia berharap mendapat bantuan dari pemerintah, seperti bedah rumah karena ketika terjadi hujan lebat mereka hanya bisa pasrah dengan bocor dan angin yang kencang.
Sementara itu, Kelian Banjar Dinas Gesing II, Made Sastra Wijaya mengucapkan terimakasih atas perhatian Gubernur Bali. Terkait dengan keberadaan keluarga Made Suartama, Ia membenarkan bahwa selama ini mereka tinggal di atas lahan milik salah satu warga Banjar Gesing. Namun pihaknya sudah mengkoordinasikan kepada Kepala Lingkungan sekitar agar memfasilitasi persoalan kepemilikan tanah tersebut. Sehingga pemilik tanah sudah meneken surat pernyataan yang menyetujui pembangunan bedah rumah di atas lahan tersebut.
Pihaknya pun sudah mengajukan nama Made Suartama dan 20 warga kurang mampu lainnya untuk mendapatkan bantuan bedah rumah. Ia berharap, usahanya itu mendapat tanggapan positif dari pemerintah dan segera merealisasikan bedah rumah bagi warganya.
[pilihan-redaksi2]
“Kondisi warga kami memang seperti ini dan dari pertama program bedah rumah daerah saya belum pernah mendapatkan bedah rumah. Jadi saya harap tahun ini Banjar Gesing II mendapatkan jatah," pungkasnya.
Pada kesempatan tersebut Tim Biro Humas dan Protokol menyerahkan bantuan respon cepat berupa beras dan uang tunai. Sedangkan untuk bantuan bedah rumah akan dikoordinasikan lebih lanjut dengan pihak terkait.
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/rls
Berita Terpopuler
01
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5399 Kali
02
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3449 Kali
03
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2283 Kali
04
05
De Gadjah Dorong Pariwisata Toleransi sebagai Kekuatan Bali
Dibaca: 1070 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026