Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Sakit-Sakitan, Satu Keluarga di Bondalem Pilih Bunuh Diri
Kamis, 23 Februari 2017,
22:20 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Desa Bondalem, Kecamatan Tejakula, Kabupaten Buleleng, Bali, Kamis (23/2/2017) heboh. Satu keluarga melakukan aksi bunuh diri dengan minum racun pestisida dicampur minuman ringan bersoda. Diduga keluarga tersebut putus asa akibat penyakit yang sering diderita.
Suasana duka tampak menyelimuti keluarga Almarhum Kadek Artaya, di Desa Bondalem Buleleng Bali. Pasca kematian keempat korban, pihak keluarga mempersiapkan upacara pemakaman untuk para korban.
Satu keluarga yang tewas akibat minum racun jenis pestisida tersebut yakni Kadek Artaya (32), tahun beserta istri yakni Kadek Suciani (27) dan dua anaknya yakni PW (7) dan KD (3).
[pilihan-redaksi]
Keempat korban diduga minum racun pestisida dicampur minuman ringan bersoda sekitar pukul 3 pagi Kamis. Keempat korban ditemukan oleh Made Suardana, yang merupakan ayah dari Kadek Artaya sekitar pukul enam pagi, setelah pulang dari pasar.
Saat itu, ayah korban melihat lampu di rumah masih dalam keadaan menyala. Setelah diperiksa, salah satu kamar dalam keadaan terkunci dan juga ada bau gas menyengat.
Setelah pintu kamar dibuka paksa, ayah korban melihat anaknya beserta menantu dan kedua cucunya sudah dalam keadaan terlentang tak bernyawa dengan busa yang keluar dari mulut.
Ayah korban berusaha menolong anaknya serta cucunya dengan mencari air kelapa untuk menetralkan racun. Namun keempatnya tidak menunjukkan respon sehingga dirujuk ke bidan terdekat.
Setelah dilakukan pemeriksaan medis ternyata keempat korban sudah tidak tertolong akibat menenggak racun tersebut. Keempat korban kemudian dibawa ke rumah keluarga besar untuk disemayamkan.
"Anak dan menantu saya tidak pernah mengeluh punya masalah dengan tetangga atau siapapun, bertengkar juga tidak pernah, hanya saja anak saya sering mengungkapkan sakit yang diderita istri dan juga anak pertamanya yang silih berganti," jelas ayah korban.
Pihak kepolisian dari Polsek Tejakula mengamankan barang bukti berupa dua botol minuman ringan bersoda dan satu botol racun pestisida yang telah digunakan atau diminum setengahnya. Serta gelas yang digunakan korban untuk minum racun.
"Diduga keluarga tersebut nekat mengakhiri hidupnya karena merasa putus asa akibat penyakit yang datang silih berganti menimpa anggota keluarga mereka," ujar Kapolsek Tejakula, AKP Putu Mangku Yasa.[bbn/pan/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3805 Kali
02
03
04
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1747 Kali
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026