Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Dua Tewas Gantung Diri Karena Sakit Hati dan Hutang

Rabu, 1 Maret 2017, 04:05 WITA Follow
Beritabali.com

bbn/ilustrasi

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Gantung diri atau ulah pati kembali membuat bulu bergidik. Dua kasus ini terjadi dalam sehari, Selasa (28/2), menimpa seorang sopir, I Nengah Sudarta (36) dan Roberto Tandilimbong (44). Kedua motif bunuh diri ini sangat berbeda, yang satu sakit hati cintanya bertepuk sebelah tangan, yang kedua terkait terlilit utang piutang.
 
Menurut Kapolsek Denpasar Selatan Kompol Aris Purwanto didampingi Kanitreskrim Iptu Bangkit Dananjaya, Roberto yang berasal dari Poso ini ditemukan tewas di kamar kosnya di Jalan Raya Sesetan Gang Batur Sari nomor 6, Denpasar Selatan, sekitar pukul 06.00 Wita. 
 
“Korban gantung diri di plafon rumah kosnya. Saksi-saksi menerangkan, dia baru dua minggu kos di sana,” ujarnya Selasa (28/2).
 
Sejumlah saksi diperiksa petugas dan diketahui kematian korban diduga kuat masalah percintaan. Disebutkan, korban dan Lesty sudah lama pacaran, sejak berkenalan di FB. Bahkan keduanya sepakat menjalani hubungan serius. Dalam hubungan tersebut, Lesty sempat mendatangi korban yang tinggal di Ujung Pandang, Sulawesi Selatan, Desember 2016 lalu.
 
Dua minggu di Ujung Pandang, Lesty kembali ke Bali dan diikuti oleh korban. Namun ditengah merajut percintaan, Lesty menerima kabar bahwa korban sudah punya anak dan istri di Ujung Pandang. Tak ingin dimadu, perempuan ini pelan-pelan menjauhi korban. Namun Roberto menolak karena mengaku terlanjur cinta.
 
“Puncaknya semalam, keduanya sempat mengobrol dan saksi menyuruh korban pulang ke Ujung Pandang untuk menemui istri dan anaknya. Namun korban menolak dan ditinggal tidur oleh saksi,” terangnya. 
 
Apa lacur, paginya, korban ditemukan tewas gantung diri di plafon kamar kosnya oleh anak saksi Lesty yakni Putu Sintya Ramantika Putri (16).
 
Gantung diri lainnya menimpa seorang sopir bernama I Nengah Sudarta. Pria ini nekat mengakhiri hidupnya dengan cara gantung diri di tempat kerjanya di gudang kayu Circkle milik I Ketut Darmawan di Banjar Tengah Sempidi Mengwi, Badung, pada Selasa (28/2) sekitar pukul 09.00 Wita.
 
Korban asal Banjar Pangi Desa Pikat Dawan, Klungkung ini ditemukan oleh temannya, I Gusti Putu Santiasa, saat hendak mengecek gudang. Setelah kamar gudang dibuka, saksi kaget korban tewas gantung diri menggunakan tali plastic. 
 
Di gudang tersebut, petugas menemukan surat wasiat dari korban. Dari keterangan sejumlah saksi, korban diduga mengakhiri hidupnya karena tidak sanggup membayar hutang selama hidupnya.[bbn/spy/psk]
 
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami