Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Pipa Pertamina Bocor, Warga Berbondong-bondong Tampung Premium
Rabu, 8 Maret 2017,
13:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Semarang. Terkait kebocoran pipa minyak di Kabupaten Cilacap, belum ada penjelasan resmi dari PT Pertamina (Persero) Marketing Operation Region IV Jawa Tengah dan DI Yogyakarta, berapa kerugian yang diderita.
"Sampai saat ini kami masih menghitung volume premium yang keluar dari kejadian kebocoran pipa ini," kata Officer Communication and Relations Jawa Bagian Tengah, Muslim Dharmawan di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (7/3).
[pilihan-redaksi]
Dharmawan mengakui, pasca kebocoran pipa minyak tersebut, tidak sedikit warga yang berbondong-bondong untuk datang dan mengambil premium yang menyembur hingga ke atas. Setelah tahu, pihak Pertamina langsung melakukan pemblokiran dengan memasang garis polisi (police line) di sekeliling lokasi kebocoran pipa.
Dharmawan menegaskan, langkah pemblokiran juga dilakukan untuk memastikan keselamatan masyarakat.
"Sebagian dari mereka tidak mengerti, kalau ini ada percikan api saja biasanya langsung menyambar. Ini kan premium, uapnya cukup banyak," katanya.
Muslim mengatakan pada Senin (6/3) pipa milik Pertamina di kilometer 67 tepatnya di Desa Tarisi, Kecamatan Wanareja, Kabupaten Cilacap, mengalami kebocoran.
"Awalnya diketahui oleh petugas penjaga perlintasan kereta api pada pukul 14.00 WIB, kemudian mulailah terdengar oleh masyarakat dan mereka menampung kebocoran," katanya.
Selanjutnya pada pukul 18.00 WIB kebocoran dapat diatasi. Sebagai tindak lanjut, pada Selasa pukul 04.00 WIB dilakukan penggalian pipa.
Sementara itu, pihaknya memastikan kejadian kebocoran pipa ini tidak mengganggu pasokan premium Pertamina ke wilayah Tasikmalaya dan sekitarnya.
"Terdapat dua jalur pipa di area tersebut yaitu CB 1 dan CB 2, keduanya merupakan pipa yang berfungsi mentransfer BBM dari Cilacap menuju Bandung dan sekitarnya, termasuk Tasikmalaya. Kebocoran ini terjadi di CB I, jadi kami masih ada CB 2 untuk transfer BBM," katanya. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3900 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 3001 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2061 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2032 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1818 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026