Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Sabtu, 15 Agustus 2026
Wisatawan Selandia Baru Hilang Terseret Arus Pantai Angel Billabong
BERITABALI.COM, KLUNGKUNG.
Seorang wisatawan asal Selandia Baru, Temson Junior Simeki (23) hilang terseret arus Pantai Angel Billabong di Dusun Sompong, Desa Bungamekar, Nusa Penida, Senin (20/3) pukul 10.45 wita. Hingga malam pukul 19.30 wita, korban belum ditemukan.
Saat itu korban bersama dua temannya Leonie Alanise Hafke (20), beralamat Harden Bergstrabe Muelhein, Germany dan Kalia Betari Utami (24) alamat komplek BPPB Jalan Seraya Block C No. 14 Jakarta, asik berfoto selfie di atas batu karang. Tiba tiba ombak pasang menghantam mereka. Ketiganya terseret arus dan Lieonie Alanise Hafke bahkan jatuh ke laut.
Manie Junior Simeki bermaksud menolong, tapi ia ikut terseret arus. Justru Lionei Alanise Hafke berhasil diselamatkan di Perairan Manta Bay oleh saksi James Crawford (46) wisatawan beralamat Sesneg Australia yang saat itu sedang melakukan aktivitas snorkling.
Korban Lionei Alanise dilarikan ke Puskesmas I Nusa Penida, sedangkan korban Kalia Betari Utami yang menderita luka di bagian kepala akibat membentur karang dirujuk ke RSUP Sanglah Denpasar.
Kapolsek Nusa Penida Kompol Ketut Suwastika dikonfirmasi membenarkan peristiwa itu.
"Sampai saat ini korban hilang belum ditemukan," kata Kapolsek.
Reporter: bbn/psk
Berita Terpopuler
Suami Tusuk Istri dan Mertua di Penatih
Dibaca: 4529 Kali
Siswi SMP di Sidakarya Diduga Diperkosa Karyawan Ayahnya
Dibaca: 2341 Kali
Pria 28 Tahun Diduga Tewas Gantung Diri di Belakang Rumah Payangan
Dibaca: 1989 Kali
Pelajar 14 Tahun Tewas Kecelakaan di Manggis Karangasem
Dibaca: 1605 Kali
Sterilisasi Pelabuhan Gilimanuk Mulai 5 Agustus
Dibaca: 1047 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun