Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Bedah Rumah Belum Tuntas, Legislator: Harus Akurat dan Terarah

Sabtu, 25 Maret 2017, 07:25 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Program bedah rumah dinilai salah satu anggota DPRD Bali Nyoman Tirtawan sebagai program yang masih dibutuhkan masyarakat. Sepert misalnya di Buleleng, masyarakat daerah pemilihannya tersebut begitu mengusulkan prgram pemerintah bagi kurang mampu ini. 
 
"Waktu saya mengadakan reses Dewan ke tengah masyarakat pekan lalu, banyak warga yang masih mengusulkan untuk mendapatkan program bedah rumah. Di samping itu, juga program lainnya, seperti pembangunan infrastruktur, baik tempat ibadah (pura) maupun pembetonan jalan atau gang," kata Tirtawan di Denpasar, Jumat (24/3).
 
[pilihan-redaksi]
Ia mengimbuhkan, program pemerintah memang cukup banya, namun bedah rumah diungkap sebagai program yang lebih banyak mendapat aspirasi. 
 
"Memang pemerintah provinsi memiliki sejumlah program untuk masyarakat. Akan tetapi, ketika saya reses, ternyata yang banyak mengajukan aspirasi adalah bedah rumah," ucap politikus Partai Nasional Demokrasi (NasDem).
 
Menurut dia, pemerintah daerah sudah berupaya melakukan program tersebut sesuai dengan data yang didapat dari Dinas Sosial Bali yang termasuk keluarga kurang mampu.
 
Walau program Pemerintah Provinsi Bali terkait dengan bedah rumah sudah berjalan hampir 10 tahun, kata Tirtawan, sampai saat ini belum semuanya tuntas. Pasalnya, keluarga kurang mampu itu cukup banyak, sedangkan anggaran APBD Bali dalam setahun tidak sepenuhnya bisa mendanai program itu.
 
Dalam program bedah rumah tersebut dilakukan pemerintah daerah secara bertahap, termasuk juga kemungkinan dalam pendataan ada yang tidak valid sehingga ada warga yang tahun itu tidak terdaftar atau tercatat, kemudian pada tahun berikutnya muncul dalam pendaftaran yang baru.
 
"Hal ini saya minta kepada instansi terkait mendata secara akurat sehingga program itu ke depannya terarah dan bisa berkurang bagi warga kurang mampu (miskin)," ucapnya.
 
Di Kabupaten Buleleng, lanjut dia, penduduknya sangat banyak. Selain itu, geografinya relatif cukup luas maka tidak menutup kemungkinan juga ada warga yang tercecer belum terdaftar dalam bantuan bedah rumah.
 
"Oleh karena itu, warga agar menyampaikan kepada kepala dusun terkait dengan kondisi rumahnya sehingga kepala dusun bisa melakukan survei dan mendaftarkan lewat Dinas Sosial setempat," katanya. [rls/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami