Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Minggu, 14 Juni 2026
Parade Ogoh-Ogoh Kesiman Meriahkan Peringatan Nyepi
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Serangkaian pelaksanaan peringatan Hari Suci Nyepi Tahun Baru Caka 1939 tidak terlepas dari pagelaran parade ogoh-ogoh pada malam pengerupukan menjelang Hari Raya Nyepi, Senin (27/3) di beberapa Desa/Kelurahan di Kota Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Seperti di Desa Pakraman Kesiman yang menggelar lomba serta parade ogoh-ogoh yang dipusatkan di catus pata (perempetan) Tohpati yang diikuti sebanyak 27 Banjar atau Sekaa Teruna di wilayah Desa Kesiman. Pelaksanaan lomba serta parade Ogoh-Ogoh ini dibuka langsung Wakil Walikota Denpasar IGN Jaya Negara didampingi Ketua DPRD Kota Denpasar I Gusti Ngurah Gede yang disaksikan ribuan masyarakat yang tumpah ruah memenuhi ajang tahunan tersebut.
Puluhan Ogoh-Ogoh telah berjejer dan siap untuk melakukan atraksi selepas Wakil Walikota Jaya Negara membuka lomba dengan memaikan ornamen wayang dan disambut alunan gambelan Baleganjur.
Suasana semakin meriah ketika penampilan ogoh-ogoh yang dipadukan fragmen tari yang menggambarkan cerita tema dari masing-masing peserta parade ogoh-ogoh.
Parade yang telah memasuki tahun ke-6, diikuti sebanyak 27 Sekaa Teruna dari masing-masing Banjar.
Sementara, menurut Ketua Panitia Lomba ogoh-ogoh Desa Pakraman Kesiman Keut Mudita mengatakan, pelaksanaan lomba ogoh-ogoh yang setiap tahun rutin diadakan, diikuti 27 Sekaa taruna dari masing-masing Banjar di Desa Pakraman Kesiman.
“Pihak kami melarang keras saat mengarak ogoh-ogoh menggunakan sound system, minuman keras serta petasan sehingga mengganggu prosesi perlombaan. Kami mengajak seluruh komponen masyarakat agar menjaga kondusifitas serangkaian pelaksanaan Hari Raya Nyepi,” ujarnya. [rls/wrt]
Reporter: -
Berita Terpopuler
Kasus Penjualan Gading Gajah di Tampaksiring Masuk Tahap Penuntutan
Dibaca: 1017 Kali
ABOUT BALI
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli