Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 5 Mei 2026
Dililit Utang, Pria Asal Kerambitan Tabanan Minum Racun Hama di Kandang Bebek
Senin, 3 April 2017,
04:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. I Wayan Putra Guntara (34) sopir asal Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan nekat mengakhiri hidupnya dengan cara minum racun hama di kandang bebek miliknya.
Korban diduga nekat mengakhiri hidupnya karena dililit utang sebesar Rp 10 Juta. Aksi nekat korban diketahui pertama kali oleh I Wayan Darya (60) yang juga ayah korban, sekitar pukul 18.00, Sabtu (1/4).
[pilihan-redaksi]
Sesaat sebelum menemukan anaknya terguling di kadang bebek dengan mulut berbuih, Darya melihat korban pergi ke kandang bebeknya. Kemudian sekitar jam 18.00 wita Darya pergi kekandang untuk mengecek dan memberi makan bebeknya.
Saat sedang memberi makan bebek, Darya mendengar seperti suara nafas mengorok dan bau obat hama yang menyengat. Ketika dicari sumber suara tersebut ternyata Darya melihat korban terguling dilantai tanah kandang bebek miliknya.
Dari mulut korban keluar buih yg diduga buih akibat minum racun furadan yang biasa ditaruh di kandang. Racun furadan itu biasa digunakan untuk menyemprot hama padi.
Melihat korban keracunan, Darya kemudian memanggil istrinya dan warga setempat. Korban kemudian langsung dilarikan ke BRSU Tabanan. Namun sayang, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Korban diduga mengambil jalan pintas dengan meminum racun hama padi jenis furadan diduga karena terbelit hutang. Korban juga diduga merasa malu kepada oragtuanya ketika sempat menanyakan mobil carry miliknya yg digadaikan oleh korban.
Saat ditanya untuk apa uangnya korban tidak dapat menjelaskannya, disamping itu beberapa sebelumnya korban juga minta uang kepada orangtuanya sebesar Rp 10 Juta. Korban juga tidak mampu menjelaskan uang tersebut untuk apa.
Tidak dilakukan autopsi terhadap jenasah korban,karena orang tua korban meyakini korban meninggal karena minum racun dan menerima kenyataan tersebut sebagai musibah. [nod/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 442 Kali
02
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 372 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 367 Kali
04
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026