Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Tak Kunjung Sembuh, Pilih Bunuh Diri di Pohon Mente
Senin, 3 April 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Pada Minggu (2/4) pukul 04.30 WITA, I Nyoman Sukarbi bangun dan tak melihat ayahnya, I Ketut Jingga (65) di dalam kamar. Setelah melakukan pencarian, nahas ayahnya justru ditemukan sudah dalam kondisi tak bernyawa.
Pria renta Dusun Linggawana Desa Kertamandala Kecamatan Abang, Kabupaten Karangasem yang sehari-hari berprofesi sebagai petani itu tepatnya ditemukan sudah tergantung disebuah pohon mente dikebun miliknya.
[pilihan-redaksi]
Berdasar kronologi kejadian, Sukarbi menyatakan saat itu Ia hendak pergi ke kamar mandi. Ketika melihat ayahnya sudah tidak berada di dalam kamar, lantas Sukarbi membangunkan istrinya Ni Komang Tiniani yang tengah tidur untuk ikut mencari korban.
Setelah melakukan pencarian disekitar rumah, korban tidak kunjung ditemukan, sehingga Sukarbi meminta bantuan kepada Kadus Linggawana I Kadek Agus Semara Putra (28).
Sekitaran pukul 06.00 WITA korban berhasil ditemukan akan tetapi sudah dalam keadaan tidak bernyawa dan tergantung disebuah pohon mente setinggi 2,5 meter ditengah kebun miliknya. Di dekat lokasi juga ditemukan sebuah bangku yang diduga dipakai korban sebagai pijakan saat melakukan bunuh diri.
Korban ditemukan menggunakan sarung motif kotak-kotak berwarna ungu memakai baju berwarna putih dan celana boxser juga memakai popok dewasa.
Melihat kejadian tersebut Kadus Linggawana pun menyarankan kepada anak korban I Nyoman Sukarbi agar melaporkan penemuan ini ke Kapolsek Abang namun anak korban menolak dengan alasan sudah mengiklaskan kepergian ayahnya itu. Disebutkan pula, ayahnya selama ini diduga menderita penyakit kanker usus menahun yang tidak kunjung sembuh.
Namun, sekitar pukul 13.00 WITA setelah melalui kesepakatan dari keluarga korban, korban langsung dikubur. Atas inisiatif I Kadek Agus Semara Putra selaku kepala dusun dan memiliki tanggung jawab terhadap masyarakat, kejadian ini pun dilaporkannya ke Polsek Abang.
“Ditubuh korban tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan hanya ada bekas tali pada leher korban dan pada dubur korban keluar kotoran,” ujar Kadus Linggawana I Kadek Agus Semara Putra yang juga sebagai pelapor. [bbn/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4656 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2284 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026