Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Hoax Pacar Bunuh Diri di FB, Pelajar AS Pilih Gantung Diri

Minggu, 9 April 2017, 09:58 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, Detroit. Tysen Benz, seorang pelajar 11 tahun gantung diri setelah tertipu dengan upaya bunuh diri bohongan yang dipasang teman-temannya di Facebook.
 
Kantor berita Associated Press mengabarkan Jumat (7/4), Katrina Goss, ibunda korban menemukan putranya gantung diri di kamarnya di kawasan Marquette, Michigan. 
 
[pilihan-redaksi]
"Padahal 40 menit sebelumnya, Ia biasa-biasa saja," tutur Katrina Goss seraya menekankan kasus membully seperti itu sangat serius. 
 
"Saya tidak mau hal ini dibiarkan," katanya dengan nada sedih.
 
Kisah tragis ini terjadi, setelah Tysen Benz, diam-diam membeli telepon pintar, tanpa diketahui ibunya, pertengahan Maret lalu. Tysen yang baru berusia 11 tahun itu, terkejut dan patah hati saat pacarnya yang berusia 13 tahun mengirim pesan akan bunuh diri.
 
Sejak itu, Tysen mengaku pada ibunya bahwa Ia hendak bunuh diri juga. Padahal cerita itu hasil rekayasa teman-teman sekelasnya di Sekolah Menengah Pertama di kawasan Marquette, termasuk gadis yang menjadi pacarnya. 
 
Niat bunuh diri itu dilakukan Tysen Benz, Selasa (4/4) lalu. Jiwanya tak tertolong saat dibawa ke sebuah rumah sakit di Detroit.
 
Dalam pernyataan resminya, William Saunders, kepala sekolah SMP Marquette setuju dengan Katrina Gross, tentang bahaya media sosial. 
 
[pilihan-redaksi2]
William menambahkan, departemen pendidikan setempat telah memberikan penyuluhan kepada para pelajar dan orang tua murid dengan pelajaran bermanfaat seperti kesehatan, forum komunitas dan lainnya. 
 
"Setelah kejadian menyedihkan itu, lantas kita harus apa lagi?" katanya.
 
Pihak kepolisian setempat menjelaskan telah menahan beberapa pelajar yang terlibat dalam kasus ini, tanpa menyebut siapa saja mereka. Para pelajar itu dikenai tuduhan menggunakan alat komunikasi dengan maksud jahat, dan menggunakan komputer untuk melakukan kejahatan kriminal. [bbn/idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami