Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
Pengakuan YNF Berubah-ubah, Polisi Bingung
Jumat, 21 April 2017,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kasus persetubuhan yang dialami YNF masih ditangani Polres Karangasem. Pihak penyelidik pun sempat kebingungan lantaran keterangan dari korban YNF (14) kerap berubah-ubah.
[pilihan-redaksi]
“Nampaknya korban YNF masih trauma, akibatnya setiap jawaban yang ditanyakan oleh penyidik sering berubah-ubah,” ujar Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso saat dimintai konfirmasi Kamis ( 20/4).
Ia juga menambahkan saat dimintai keterangan, YNF yang sudah didampingi LSM seperti P2TP2A dan OBH KPPH Bali, tetap mengeluarkan jawaban yang berubah-ubah bahkan ngelantur.
“Mungkin lebih tenang jika pemeriksaan YNF dilakukan di rumahnya agar nyaman dan bisa menjawab dengan baik,” dikatakan Polres Karangasem.
Setelah dilakukan pengembangan, pada Kamis (20/4) juga dilakukan penangkapan dua pelaku lainya yakni FF (20) dan AR (19), keduanya berasal dari Kecicang.
Hingga saat ini, kepolisian sudah menetapkan enam pelaku dari total 12 orang yang telah ditangkap. Sementara, dua diantaranya masih dibawah umur sehingga tidak ditahan.
Gegara kasus ini, delapan orang tokoh masyarakat setempat mendatangi Polres Karangasem untuk mempertanyakan keseriusan polisi. Masyarakat risau dengan pemberitaan yang beredar. Pasalnya, di pemberitaan korban justru terkesan seperti tersangka.
[pilihan-redaksi2]
“Kami sangat serius dan kami juga tidak membeda-bedakan siapapun ketika ada laporan akan kami tindak dengan serius,” tegas AKBP Sugeng Sudarso.
Menurut salah satu pendamping korban dari OBH KPPH Bali Ni Made Suparniati, saat ini ada seorang saksi, WYN (16) asal Abang yang tinggal di Rumah Aman (Selter) milik KPPH Bali. Ia merupakan teman dekat korban sekaligus pacar penghuni kamar kosan tersebut.
“Saksi WYN dititipkan langsung oleh orang tuanya diselter agar dalam memberikan kesaksian merasa aman dan tenang saat memberikan keterangan,” ditambahkan Suparniati. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2024 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026