Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Pengakuan YNF Berubah-ubah, Polisi Bingung
Jumat, 21 April 2017,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, KARANGASEM.
Beritabali.com, Karangasem. Kasus persetubuhan yang dialami YNF masih ditangani Polres Karangasem. Pihak penyelidik pun sempat kebingungan lantaran keterangan dari korban YNF (14) kerap berubah-ubah.
[pilihan-redaksi]
“Nampaknya korban YNF masih trauma, akibatnya setiap jawaban yang ditanyakan oleh penyidik sering berubah-ubah,” ujar Kapolres Karangasem AKBP Sugeng Sudarso saat dimintai konfirmasi Kamis ( 20/4).
Ia juga menambahkan saat dimintai keterangan, YNF yang sudah didampingi LSM seperti P2TP2A dan OBH KPPH Bali, tetap mengeluarkan jawaban yang berubah-ubah bahkan ngelantur.
“Mungkin lebih tenang jika pemeriksaan YNF dilakukan di rumahnya agar nyaman dan bisa menjawab dengan baik,” dikatakan Polres Karangasem.
Setelah dilakukan pengembangan, pada Kamis (20/4) juga dilakukan penangkapan dua pelaku lainya yakni FF (20) dan AR (19), keduanya berasal dari Kecicang.
Hingga saat ini, kepolisian sudah menetapkan enam pelaku dari total 12 orang yang telah ditangkap. Sementara, dua diantaranya masih dibawah umur sehingga tidak ditahan.
Gegara kasus ini, delapan orang tokoh masyarakat setempat mendatangi Polres Karangasem untuk mempertanyakan keseriusan polisi. Masyarakat risau dengan pemberitaan yang beredar. Pasalnya, di pemberitaan korban justru terkesan seperti tersangka.
[pilihan-redaksi2]
“Kami sangat serius dan kami juga tidak membeda-bedakan siapapun ketika ada laporan akan kami tindak dengan serius,” tegas AKBP Sugeng Sudarso.
Menurut salah satu pendamping korban dari OBH KPPH Bali Ni Made Suparniati, saat ini ada seorang saksi, WYN (16) asal Abang yang tinggal di Rumah Aman (Selter) milik KPPH Bali. Ia merupakan teman dekat korban sekaligus pacar penghuni kamar kosan tersebut.
“Saksi WYN dititipkan langsung oleh orang tuanya diselter agar dalam memberikan kesaksian merasa aman dan tenang saat memberikan keterangan,” ditambahkan Suparniati. [igs/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2288 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026