Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Enam Siswa Berhenti Sekolah Tak Ikuti Ujian Nasional, Satu Siswa Hadapi UN di Puskesmas

Selasa, 2 Mei 2017, 18:03 WITA Follow
Beritabali.com

bbcom

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, TABANAN.

Beritabali.com, Tabanan. Ujian Nasional (UN) SMP pada hari pertama di Tabanan diikuti sebanyak 6470 siswa, tujuh siswa tidak hadir pada, Selasa (2/4). Satu siswa karena sakit, dan 6 siswa karena berhenti. Namun ada juga siswa yang mengikuti UN di Puskesmas Tabanan I, karena sakit Demam Berdarah (DB).
 
Ialah, Kadek Dian Damayanti (15) siswa SMPN 2 Tabanan terpaksa harus mengikuti UN di Puskesmas. Siswa asal Banjar Batu Kambing, Desa Wangaya Gede, Kecamatan Penebel, Tabanan dirawat sejak Minggu (30/4) karena mengalami panas badan dan akhirnya setelah dicek lab dinyatakan DB. 
 
[pilihan-redaksi]
Ni Wayan Karmini (43) ibunya Dian menuturkan sejak selesai mengikuti USBN (Ujian Sekolah Berbasis Nasional) anaknya menderita panas dan diperiksakan ke BRSU Tabanan. Hanya karena di BRSUD Tabanan tidak dapat kamar, akhirnya dirujuk ke Puskesmas I Tabanan sekitar pukul 20.00 wita. 
 
"Pada USBN anak saya bilang panas mata terus, dan saya kasi paracetamol tak kunjung turun juga panasnya, akhirnya saya bawa ke BRSUD Tabanan," ujarnya. 
 
Menurutnya, jika UN diselenggarakan di Puskesmas ini, atas permintaan anaknya sendiri. Makanya sang ayah sebelumnya kordinasi ke sekolah SMPN 2 Tabanan. 
 
"Katanya gak mau ikut susulan, makanya dia minta UN sekarang dan memang keadaan sudah membaik dari sebelumnya," tambah Karmini. 
 
Saat ujian berlangsung, Dian Damayanti diawasi oleh pengawas I Nyoman Supariarta. Nampak infus masih terpasang ditangan Damayanti. Namun terlihat diwajahnya tenang saat mendengarkan arahan pengawas, begitu pula saat menjawab soal UN Bahasa Indonesia yang didapatkan di hari pertama. 
 
"Ya ada satu siswa kami ikut UN di Puskesmas, tetapi dari 511 siswa hari pertama UN seluruhnya hadir,” jelas Kepala SMPN 2 Tabanan I Putu Suartika. 
 
Kepala Dinas Pendidikan Tabanan, I Wayan Adnyana, mengungkapkan dari 42 sekolah SMP dan 6470 siswa yang mengikuti UN di Tabanan ada tujuh siswa tidak hadir di hari pertama. 
 
Masing-masing siswa tersebut, 1 orang dari SMPN 1 Selemadeg karena sakit. Sebanyak 2 orang siswa dari SMP Saraswati tidak ikut UN karena berhenti sekolah, sebanyak 1 orang siswa dari SMPN 3 Kediri tidak ikut UN karena berhenti sekolah. Kemudian 1 orang siswa dari MTS Kediri tidak ikut UN karena berhenti sekolah. Dan 1 orang siswa dari MTS Bali Bina Insani Tabanan tidak ikut UN karena berhenti sekolah. 
 
"Selain siswa sakit, yang 6 orang siswa ini berhenti sekolah makanya tidak ikut UN. Alasan dia berhenti rata-rata tidak mau belajar disekolah," katanya. [nod/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami