Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Proyek Underpass Simpang Bandara Dapat Kucuran APBN Rp 209,7 Miliar
Rabu, 17 Mei 2017,
10:08 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Rencana proyek pembangunan jalan underpass di simpang Patung Ngurah Rai dekat Bandara Ngurah Rai, Badung, mendekati realisasi pelaksanaannya. Pasalnya, pemerintah pusat telah menyediakan anggaran dari APBN sebesar Rp 209,7 miliar. Informasi tersebut terungkap saat Komisi III DPRD Bali berkoordinasi ke Kementerian PUPR di Jakarta, Selasa (16/5/2017).
Dalam pertemuan di Gedung Direktorat Bina Marga Kemen-PUPR, rombongan Komisi III dipimpin IBG Udiyana. Juga hadir Wakil Ketua Dewan Nyoman Sugawa Korry serta anggota Dewan Nengah Tamba, I Wayan Adnyana, IGA Diah Werdhi Srikandi, IGK Nugrahita Pendit, Nyoman Suyasa, Wayan Kariarta, Kadek Diana, Kadek Nuartana, IB Padakusuma, Ketut Purnaya, dan Wayan Disel Astawa. Mereka diterima Kasubdirektorat Metropolitan dan Kota Besar Dirjen Bina Marga Kemen-PUPR, Muktar W.
Terungkap bahwa, rencana pembangunan underpass simpang tugu Ngurah Rai sepanjang total 712 meter, lebar 17 meter dengan alokasi dana -- termasuk proyek simpang Jimbaran dalam satu paket -- menggunakan sistem multiyears. Pada tahun 2017 dengan dana Rp 49,6 miliar dan tahun 2018 Rp 160 miliar Pembangunan underpass dan pelebaran simpang Jimbaran menghabiskan dana Rp 209, 7 miliar yang bersumber dari APBN.
“Dana tersebut hanya untuk pembangunan fisik di luar pembebasan lahan. Pembebasan lahan dibebankan pada Pemkab Badung,” ujar pejabat di Kemen-PUPR. Ditambahkan, proses pelaksanaan proyek saat ini sudah masuk pelelangan pada 6 Mei 2017. Kendala yang dihadapi dalam pembebasan lahan sudah clear.
Pemerintah pusat, pada pertemuan itu, mengharapkan bantuan DPRD Bali ikut mensosialisasikan pembangunan underpass ini, dan membantu mengkoordinasikan dengan Pemkab Badung masalah dana untuk pembebasan lahan serta terkait penggunaan lahan Tahura yang kena pembangunan underpass.
Hal senada diungkapkan Wakil Ketua DPRD Bali Nyoman Sugawa Korry. Menurutnya, untuk mengatasi kemacetan di simpang Patung Ngurah Rai jalan tol Bali Mandara telah diprogramkan pembangunan underpass dengan anggaran tahun 2017 sebesar Rp 49,67 miliar dan dan tahun 2018 sebesar Rp 160 miliar, atau total Rp 209,7 miliar dari Kemen PUPR.
Kendala yang masih dihadapi, terkait pembebasan lahan yang anggarannya diharapkan dari Pemkab Badung dan pemprov atau pemerintah pusat. Termasuk pembebasan lahan tahura.
“Kalau pembebasan lahan terkendala, dikhawatirkan target penyelesaian tahun 2018 akan terkendala. Hal ini berdampak terhadap upaya mengatasi kemacetan dan beberapa event internasional di tahun 2018. DPRD Bali, pemprov dan Pemkab Badung dan Balai Jalan Bali kami harapkan secara intensif terus berkoordinasi,” ujarnya.[bbn/rls/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026