Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Sudikerta Ajak Pemuda Muhammadiyah Jaga Keutuhan NKRI
Jumat, 2 Juni 2017,
12:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta meminta Pemuda Muhamadiyah di Bali ikut menjaga keutuhan NKRI sebab menurutnya tugas ini adalah kewajiban semua pihak.
[pilihan-redaksi]
"Indonesia merupakan bangsa yang besar dengan keanekaragamannya. Perbedaan adalah unsur perekat dalam sebuah Bangsa, namun kini justru perbedaan tersebut menjadi perenggang. Kebhinnekaan yang menjadi kerangka bangsa ini seakan terkoyak, jauh akan nilai Pancasila, lupa akan UUD 1945 dan Bhineka Tunggal Ika serta bisa saja lupa dengan NKRI," ujar Sudikerta saat menerima audensi pengurus Pemuda Muhammadiyah Bali, Kamis (01/6) di ruang tamu, Rumah Jabatan Wakil Gubernur Bali, Renon, Denpasar.
Sudikerta mengharapkan masyarakat perlu kembali dengan kelima asas dan 36 butir pengamalan sebagai pedoman praktis bagi pelaksanaan Pancasila di tengah krisis jati diri bangsa saat ini.
"Saya berharap semua pihak khususnya Pemuda Muhammadiyah sebagai anak Bangsa wajib untuk menjaga dan mempertahankan keutuhan NKRI. Karena para pahlawan dan leluhur pendahulu kita, sangat susah payah untuk memperolehnya. Sehingga para pemuda agar bisa menunjukkan sikap sebagai bangsa yang toleran, dan bangsa yang menghargai perbedaan. Karena perbedaan itu indah, dan jangan sampai hanya karena perbedaan kita semua menjadi bertengkar," pungkasnya.
Ketua Pemuda Wilayah Muhammadiyah Bali Azisudin mengungkapkan jika belakangan ini Bangsa Indonesia terlalu disibukkan dengan permasalahan SARA dan HOAX yang jelas-jelas dapat memecah belah persatuan. Sehingga peran semua pihak diperlukan untuk bisa ikut menjaga perbedaan yang ada saat ini.
"Kami Muhammadiyah dan secara khusus Pemudanya telah berkomitmen untuk menjaga perbedaan agar tidak ada perpecahan antar anak bangsa. Pancasila dan NKRI bagi kami adalah harga mati dan tak bisa dirubah apalagi diperdebatkan lagi. Sehingga, jangan sampai ada oknum-oknum yang ingin memecah belah bangsa ini dengan ingin merusak semua itu," ujar Azisudin.[rls/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5933 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026