Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Rabu, 6 Mei 2026
BI Batasi Penukaran Uang Anyar di Bali
Senin, 12 Juni 2017,
15:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali membatasi jumlah penukaran uang pecahan kecil maksimal Rp4,4 juta per orang. Agar terjadi pemerataan dalam memenuhi kebutuhan uang baru.
Kepala Perwakilan BI Provinsi Bali, Causa Iman Karana di Denpasar, Sabtu (10/6/2017) mengatakan, penukaran uang kecil akan digelar berjadwal di beberapa kota di Bali seperti Singaraja, Karangasem, Jembrana dan Denpasar.
[pilihan-redaksi]
Layanan kas luar kantor salah satunya untuk penukaran uang kecil di Kabupaten Buleleng rencananya digelar 12-14 Juni 2017.
Layanan kas keliling tersebut digelar di Bali Utara mengingat Singaraja merupakan jalur mudik di kawasan pantai utara serta kabupaten terluas di Pulau Dewata.
Selain itu Singaraja juga menjadi satu dari dua kota yang menjadi pencatatan perekonomian di Bali selain Denpasar khususnya dalam hal inflasi.
Selain di Buleleng, kas keliling juga digelar di Kabupaten Jembrana pada 15-16 Juni 2017 dan digelar di Kabupaten Karangasem, 8-9 Juni 2016.
Dua kabupaten itu juga merupakan jalur mudik untuk rute Bali-Jawa dan Bali-Lombok, Nusa Tenggara Barat.
Di kawasan pariwisata dan pusat ibu kota, bank sentral itu menggandeng perbankan yang memiliki layanan kas keliling yakni Bank Mandiri, BRI, BNI, Permata, Maybank, CIMB Niaga, BJB, BPD Bali dan Bank Muamalat untuk menggelar layanan kas luar kantor mulai 14-16 Juni 2017 di Central Parkir Kuta.
Selain itu juga digelar di Denpasar tepatnya di depan Museum Bali di Lapangan Puputan Badung, 19-23 Juni 2017.
Disamping melalui layanan kas keliling, layanan kas luar kantor juga dilakukan melalui layanan penukaran oleh 52 bank umum pada 12-23 Juni 2017 baik melalui program dari kartu dan rekening ke tunai serta penukaran.
[pilihan-redaksi2]
Jumlah loket yang tersedia sebanyak 184 titik atau meningkat dibandingkan tahun lalu yang mencapai 98 loket tersebar di seluruh Bali.
Bank sentral itu memproyeksikan kebutuhan uang tunai di Bali mencapai Rp3,17 triliun terdiri dari uang pecahan besar sebanyak Rp2,98 triliun dan uang pecahan kecil Rp184 miliar.
Proyeksi tersebut meningkat sekitar 11,8 persen jika dibandingkan tahun 2016 karena bertepatan dengan pembayaran gaji PNS/TNI dan Polri serta dipengaruhi libur panjang serangkaian Idul Fitri 1438 Hijriah.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 542 Kali
02
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 434 Kali
03
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 417 Kali
04
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 413 Kali
05
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026