Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Pangdam IX Udayana Gelar Buka Bersama Kebangsaan, Dihadiri Gubernur Bali
Rabu, 21 Juni 2017,
10:19 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Gubernur Bali Made Mangku Pastika yang juga didampingi oleh Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta, menghadiri acara Buka Bersama Kebangsaan yang diselenggarakan oleh Pangdam IX Udayana, bertempat di Pelataran Garuda Wisnu Kencana, Jimbaran, pada Selasa (20/06).
Dalam kesempatan itu, Pastika mengungkapkan bahwa Bangsa Indonesia merupakan bangsa yang besar, telah merdeka sejak 72 tahun. Namun berbagai peristiwa di berbagai daerah menunjukkan potensi ancaman yang sangat tinggi terhadap persatuan dan kesatuan bangsa mulai dari konflik antar kelompok, sampai pada ancaman radikalisme dan terorisme .
[pilihan-redaksi]
"Seluruh masyarakat harus selalu mengedepankan prinsip menyama braya dalam hidup bermasyarakat," katanya.
Menurutnya, menyama braya merupakan simpul-simpul persatuan yang didalamnya berisi ikatan-ikatan kebersamaan dengan dilandasi oleh rasa saling memiliki serta dengan semangat kekeluargaan antar umat.
"Nyama Hindu, Nyama Islam, Nyama Kristen, Nyama Katolik, Nyama Konghucu dan Nyama Budha kita semua adalah nyama yang berarti saudara, yang harus melindungi, menghormati, mengasihi dan menyayangi satu sama lain sehingga tidak ada ketersinggungan antar nyama," ujarnya.
Pastika berharap, dengan acara buka puasa yang menghadirkan seluruh umat agama di Bali dan Nusa Tenggara ini bisa memberikan vibrasi positif terhadap keharmonisan hidup bermasyarakat diseluruh Indonesia khususnya di Bali.
Pangdam IX Udayana Mayjen TNI Komarudin Simanjuntak mengucapkan terima kasih atas kehadiran seluruh umat beragama yang ada di Bali dan Nusa Tenggara dalam buka bersama kebangsaan kali ini. Ia berharap dengan acara yang menghadirkan sekitar 6000 orang tersebut dapat memberikan dampak positif bagi kehidupan bermasyarakat di negara yang heterogen ini.
"Saya harap dengan duduk bersama kita bisa memahami makna dari yang besar harus melindungi yang kecil, mayoritas menyayangi yang minoritas dan yang kecil menghormati yang besar, jika makna tersebut sudah dipahami maka kedamaian dalam hidup bermasyarakat di negara yang heterogen ini dapat terwujud dengan baik," pungkasnya. [rls/prov/wrt]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5920 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4640 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2611 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2267 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2216 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026