Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Pantai Lembeng Jadi Lokasi Favorit Penyu Bertelur
Minggu, 16 Juli 2017,
10:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, GIANYAR.
Beritabali.com, Gianyar. Pantai Lembeng yang berlokasi di jalan raya By Pass Ida Bagus Mantra, Desa Ketewel, Gianyar, Bali, selama ini menjadi lokasi favorit penyu bertelur. Masyarakat setempat telah memproteksi telur-telur penyu yang menetas, dengan memindahkannya ke lokasi penetasan terdekat yang ada di Pantai Saba Gianyar.
Hal ini disampaikan dua warga Banjar (dusun) Lembeng, Wayan Sumerta dan Made Mayun, saat berbincang dengan beritabali.com, di Denpasar, (13/7/2017).
"Penyu biasanya mendarat di Pantai Lembeng pada malam hari, biasanya pada hari-hari menjelang bulan Purnama, saat pantai dalam kondisi agak terang kena cahaya bulan," jelas Wayan.
Aktivitas penyu bertelur ini biasanya menjadi tontotan warga sekitar pantai, termasuk wisatawan yang sedang ada di Patai Lembeng. Penyu bertelur di sepanjang pesisir Pantai Lembeng. Usai bertelur, penyu-penyu tersebut akan kembali ke laut.
"Untuk menyelamatkan telur-telur penyu tersebut, kami warga Lembeng biasa mengambilnya dan selanjutkan kami bawa ke pusat penetasan telur penyu yang ada di Pantai Saba Gianyar. Jika tidak kami selamatkan, telur-telur penyu itu akan rusak atau hilang, baik karena dimakan binatang seperti anjing, atau diambil oleh orang-orang yang ada di pantai," ujar Mayun.
Aktivitas penyu bertelur ini, jelas Wayan, menjadi daya tarik tersendiri bagi warga sekitar maupun wisatawan. Meski belum banyak masyarakat yang tahu Pantai Lembeng menjadi tujuan favorit penyu bertelur, namun sudah banyak yang datang untuk bisa melihat aktivitas penyu saat bertelur, terutama di saat-saat menjelang bulan Purnama.
"Penyu bertelur ini hanya ada di wilayah Pantai Lembeng, di pantai-pantai sebelahnya seperti pantai Biaung atau Gumicik, belum pernah kami dengar ada penyu bertelur,"ujar Sumerta.
Menurut Sumerta, Pantai Lembeng sejak jaman dulu memang sudah rutin didatangi penyu jenis penyu hijau dan belimbing, yang datang untuk bertelur. Bahkan, tetua Desa Lembeng jaman dulu, kerap mendapat penyu untuk keperluan upacara agama dari Pantai Lembeng.
"Dulu para tetua desa kami mendapat penyu untuk keperluan sarana upacara agama Hindu dari Pantai Lembeng, semua diberikan oleh alam, dan sebelumnya para tetua kami sudah mendapat semacam "pawisik" bahwa akan mendapat penyu untuk sarana upacara, dan ternyata betul, warga desa mendapat dua ekor penyu berukuran cukup besar untuk keperluan upacara agama Hindu. Namun di luar keperluan upacara agama, kami tidak memakai penyu untuk konsumsi, karena dilarang undang-undang atau aturan hukum,"ujar Wayan.[bbn/psk]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3772 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1712 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026