Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Pejalan Kaki Telpon di Penyeberangan Bakal Didenda
Senin, 17 Juli 2017,
19:14 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Honolulu. Dewan Kota Honolulu, Hawaii meloloskan peraturan baru yang menerapkan larangan bagi para pejalan kaki menengok atau melihat telepon genggamnya saat menyeberang jalan.
CNN mengabarkan Jumat (14/7/2017), larangan keras itu termasuk pula menulis dan mengirim pesan pendek. Siapapun yang melanggar ketentuan itu, bakal dikenai denda US$15 hingga US$99. Kecuali menelepon nomor darurat 911, dan tak dikenai denda.
[pilihan-redaksi]
Brandon Elefante, anggota Dewan Kota Honolulu yang mengusulkan Peraturan Pemerintah Daerah itu mengungkapkan, larangan itu berasal dari para pelajar SLTA setempat. "Para pelajar SLTA itu lebih fokus melihat telepon genggamnya ketimbang menengok kanan kiri untuk memperhatikan lalu lintas di jalan raya. Padahal lalu lintas lebih berbahaya," kata Brandon Elefante. "Teknologi canggih kadang lebih mengganggu dan banyak warga yang tidak menaruh perhatian," sambungnya.
Meski peraturan Pemda itu lolos dari Dewan Kota dengan dukungan suara 7 mendukung dan 2 menolak, namun ada pula yang menolak peraturan yang dinilai berlebihan. "Kita seharusnya lebih fokus mengurusi gelandangan dan proyek pembuatan jalur kereta api. Anggaran belanja kita kini mengalami defisit hingga US$3 miliar," ujar Ernie Martin, salah seorang anggota dewan. "Lebih baik mengimbau saja lewat kampanye yang lebih efektif," tambah Ernie. "Para remaja bisa dipengaruhi lewat telepon genggamnya. Kenapa tidak melakukan kampanye di medsos saja agar lebih mengena ketimbang lewat aturan baru,'' kata Ernie Martin.
Belum jelas bagaimana dan kapan aturan baru itu akan diterapkan. Awal pekan depan, peraturan baru itu diperkirakan sudah ada di meja Walikota Honolulu, Kirk Cardwell. Pimpinan Kota Honolulu itu diberi waktu 10 hari untuk menentukan keputusannya apakah akan menolak atau menerima peraturan baru tersebut. "Beliau teman dekat anggota Kongres Elefante kok," kata Andrew Pereira, Juru Bicara Kantor Walkot Honolulu. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5944 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4657 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2631 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2285 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2224 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026