Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Cegah Radikalisme, Kejati Bali Ceramah di Pondok Pesantren Bali Bina Insani
Rabu, 19 Juli 2017,
19:45 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Mengantisipasi paham radikalisme menjadi tugas semua pihak termasuk lembaga kejaksaan. Upaya itu juga ditempuh oleh Kejaksaan Tinggi Bali dengan memberikan ceramah kepada para santri di Pondok Pesantren Bali Bina Insani di Banjar Meliling Kawan, Desa Meliling, Kecamatan Kerambitan, Tabanan, Rabu (19/7).
Ceramah diberikan langsung oleh Ketua Kejaksaan Tinggi Bali Jaya Kesuma yang dihadiri 394 santri diantaranya 269 santri tingkat Mts dan 125 orang santri tingkat MA.
[pilihan-redaksi]
Usai memberikan ceramah kepada para santri, Kepala Kejati Bali mengatakan, kegiatan ini dalam rangka Hari Bakti Adhyaksa ke-71. Beberapa kegiatan dilaksanakan salah satunya mendekatkan diri kepada masyarakat. Berbagi cerita, ilmu pengetahuan dan pengalaman kepada para santri di Pondok Pesantren Bali Bina Insani.
"Dan ternyata antusias anak-anak saat tinggi, karena bukan saatnya kita menyuruh, memerintah atau menekan tapi bagaimana kita menyapa mereka. Terbukti pada sesi tanya jawab anak-anak banyak mengajukan pertanyaan mengenai kekerasan, itu artinya sosialisasi dan pemahaman sangat diperlukan," ujarnya.
Selain pengenalan hukum pihaknya juga memberikan materi mengenai kenalakan remaja serta hal-hal untuk mencegah masuknya paham radikalisme dan terorisme.
"Dan memang selain mendekatkan diri kepada masyarakat, melalui kegiatan ini kita berharap dapat mencegah hal-hal yang kurang pas seperti paham radikalisme," lanjutnya.
Kedepannya, kegiatan serupa akan digelar secara berkesinambungan dengan menyasar pusat-pusat pendidikan agama yang ada di Bali.
"Tidak hanya di Tabanan saja tetapi juga kita akan menyasar pusat-pusat pendidikan agama di lokasi lain, seperti di Karangasem, Gianyar dan lainnya," imbuhnya.
Direktur Pondok Pesantren, H. Ketut Imaddudin Djamal menegaskan sudah menjadi kewajiban bersama untuk menyiapkan generasi muda yang memegang teguh 4 pilar kebangsaan.
-uPara generasi muda ini lah yang nantinya akan membangun bangsa ini sehingga mereka harus disiapkan agar mereka senantiasa memegang teguh 4 pilar kebangsaan demi keutuhan NKRI,- ujarnya.
Pada kesempatan itu dilakukan penandatanganan kerja sama antara Kejati Bali dan PP Bali Bina Insani di mana Kejati Bali akan siap terlibat dalam kegiatan pendidikan di pondok pesantren tersebut.
-uMisalnya dengan memberikan pendidikan mengenai hukum, mungkin baris berbaris serta pembentukan karakter,- pungkasnya. [nod/wrt]
Berita Tabanan Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5972 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4664 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2650 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2306 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2233 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026