Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 22 September 2026
Penganiayaan TNI di Warung Tuak, Dua Pelaku Serahkan Diri
Minggu, 23 Juli 2017,
12:13 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BULELENG.
Beritabali.com, Buleleng. Dua orang warga Desa Pegayaman Kecamatan Sukasada yang diduga terlibat dalam aksi penganiayaan terhadap anggota TNI AD, Pratu Gede Arya Yasa Mataram (37) warga lingkungan Lumbanan, Kelurahan Sukasada yang bertugas di Denma Kodam IX Udayana menyerahkan diri ke Kodim 1609 Buleleng, sehingga polisi kini memfokuskan memburu satu pelaku utama.
Dua dari tiga pelaku yang teridentifikasi melakukan penganiayaan itu, Imam dan Asron menyerahkan diri lantaran tidak terlibat secara langsung dan hanya mengetahui aksi penganiayaan dilakukan oleh Busairi alias Casper yang masih diburu polisi dan tentara.
[pilihan-redaksi]
Kapolsek Sukasada, Kompol I Ketut Darmita, SS., Minggu (23/7/) saat dikonfirmasi terkait hal itu membenarkan, Imron dan Asron telah didengarkan keterangannya dan tidak terlibat secara langsung dalam penganiayaan itu namun memastikan perbuatan penganiayaan itu dilakukan Busairi alias Casper.
“Jadi ada dua orang, saksi yang menyampaikan kepada kami untuk memberikan keterangan mengarah kepada pelaku, karena sampai saat ini pelaku masih dalam penyelidikan sehingga korban juga menyampaikan kearah pelaku, identitas masih kita kantongi mengarah kepada pelaku berinisial B,” ujar Darmita.
Kapolsek Sukasada Darmita belum memastikan secara jauh peran serta kedua yang diduga pelaku dalam aksi tersebut, lantaran pelaku utama masih dalam pengejaran yang dilakukan Tim Gabungan Polsek Sukasada dan Sat Reskrim Polres Buleleng.
“Nah ini, karena pelaku belum kami tangkap sehingga peran dari masing-masing ini belum kelihatan karena yang melakukan penganiayaan hanya satu orang sesuai dengan keterangan saksi dan hingga kini kami masih berupaya melakukan pencarian terhadap pelaku,” papar Darmita.
Berdasarkan keterangan saksi-saksi, termasuk Imron dan Asron menyebutkan, sebelum kejadian tersebut, pelaku Cesper sempat minum minuman keras di sebuah Cafe Sahabat yang jaraknya 700 meter dari lokasi kejadian.
Usai minum ditempat itu, pelaku kemudian membeli sebotol tuak yang kemudian diminumnya di Warung Bunga, bahkan disebutkan terjadi keributan kecil didalam warung tersebut hingga pelaku meninggalkan warung dan kemudian kembali melakukan aksi penganiayaan.
Dalam penanganan kasus itu, Polsek Sukasada yang dibackup Sat Reskrim Polres Buleleng masih memburu Busairi alias Cesper, namun demikian polisi masih mengalami berbagai kendala untuk melacak keberadaan residivis tersebut. [mds/wrt]
Berita Buleleng Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Sopir Truk di Muncan Karangasem Dibakar Hidup-hidup, Diduga Soal Setoran
Dibaca: 8260 Kali
02
Tiga WNA Australia Ditemukan Tewas di Kontrakan Legian
Dibaca: 5712 Kali
03
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3564 Kali
04
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 2416 Kali
05
ABOUT BALI
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026