Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Satroni Rumah, Maling Dihajar Warga Hingga Babak Belur

Jumat, 28 Juli 2017, 18:03 WITA Follow
Beritabali.com

beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, BULELENG.

Beritabali.com, Buleleng. Melakukan aksi pencurian dengan menyasar rumah di Desa Bubunan Kecamatan Seririt, seorang remaja ditangkap warga, bahkan kemudian menjadi bulan-bulanan warga yang emosi lantaran dua pelaku lainnya berhasil kabur.
 
Tiga remaja yang beralamat di Kelurahan Seririt, berinisial SO, DH dan RY yang masih dibawah umur tertangkap warga Desa Bubunan Kecamatan Seririt akan melakukan aksi pencurian, Jumat (28/7) dinihari, namun warga yang menyergap ketiga remaja itu hanya berhasil menangkap SO yang kemudian diamankan, bahkan sejumlah pukulan dan tendangan diterima SO lantaran emosi warga.
 
[pilihan-redaksi]
Kapolsek Seririt Kompol Loduwyk Tapilaha, saat dikonfirmasi membenarkan penangkapan pelaku aksi pencurian yang dilakukan warga di Desa Bubunan sehingga dihajar hingga babak belur dan kemudian diserahkan ke polisi.
 
“Pelaku itu ternyata ada dua TKP dia, pertama hari selasa dia ambil burung terus kita cari, pas kebetulan dia masuk lagi di Bubunan itu tertangkap sama warga yang sedang ronda, kejadiannya dia sama warga, setelah itu kita ke TKP kita bawa ke rumah sakit berobat dan dia ini masih 15 tahun,” ungkap Loduwyk.
 
Kapolsek Seririt Loduwyk Tapilaha mengatakan, penanganan secara khusus masih dilakukan terhadap ketiga pelaku yang teklah diamankan di Mapolsek Seririt karena masih dibawah umur, sehingga langkah-langkah koordinasi masih dilakukan dengan Balai Pemasyarakatan Anak (Bapas) Denpasar.
 
“Sementara karena dia dibawah umur, sementara kita konfirmasi ke Bapas untuk penanganan lebih lanjut karena dibawah umur, karena ini ancamannya diatas lima tahun, kalau di deversikan dibawah lima tahun,” papar Kapolsek Seririt Loduwyk.
 
Dari penangkapan yang dilakukan warga dan polisi terhadap SO, DH dan RY juga mengungkap aksi pencurian sebelumnya yang dilakukan dengan menyasar rumah Ketut Kawiyana (67) di Jalan Nakula Kelurahan Seririt, dimana SO yang masih duduk dibangku SMA bersama DH dan RY mengambil seekor burung milik korban bersama sangkarnya, bahkan burung itu kemudian dijual seharga seratus ribu di Desa Patemon. [mds/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami