Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Api Dupa, Ludeskan Bale Saka Enam
Minggu, 30 Juli 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, TABANAN.
Beritabali.com, Tabanan. Api yang berasal dari dupa diduga menjadi penyebab terbakarnya bale saka enam milik I Gusti Ngurah Putu Sukarba (65) di Banjar Simpangan, Desa Pejaten, Kecamatan Kediri, Tabanan, Sabtu siang ( 29/7).
Akibatnya bale stil bali tersebut ludes terbakar dan korban mengalami kerugian sekitar Rp 50 Juta.
[pilihan-redaksi]
Informasi yang berhasil dihimpun menyebutkan, sebelum kejadian sekitar pukul 15.00 Wita, istri korban Ni Wayan Sakreg ( 65) melaksanakan persembahyangan tumpek wayang di bale saka enam milik korban. Saat itu Sakreg menggunakan sarana dupa.
Ketika Sakreg meninggalkan rumahnya, ia lupa mematikan dupa yang masih menyala tersebut di bale saka enamnya. Satu jam kemudian saksi yakni I Gusti Ngurah Suriasa melihat api berkobar dari bale saka enam milik korban.
Saksi kemudian berteriak dan minta tolong ada kebakaran. Warga yang mendengar teriakan saksi sontak berusaha mematikan api yang sudah membesar dengan alat seadanya. Api kemudian dapat dipadamkan oleh warga, namun seisi bale beserta atap nya telah menjadi puing puing. Total kerugian yang diderita korban mencapai Rp 50 Juta. [nod/wrt]
Berita Premium
Reporter: bbn/nod
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1411 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1072 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 913 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 811 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026