Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Rabu, 28 Oktober 2026
Penipuan Lintas Negara, Kepolisian China Periksa 27 Pelaku di Polda
Minggu, 30 Juli 2017,
18:05 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Setelah menggerebek vila di jalan Puri Bendesa, Banjar Mumbul, Kuta Selatan, Sabtu (29/7) sekitar pukul 4.30 wita, 27 warga negara China dan Taiwan yang terlibat kejahatan Cyber Crime International, kini diinapkan di Tahti Polda Bali. Selama penahanan berlangsung, mereka diperiksa oleh kepolisian China sebelum dideportasi ke negaranya.
Hal itu dijelaskan Direktur Kriminal Khusus Polda Bali Kombes Pol Kenedy. Menurutnya, saat ini 27 pelaku kejahatan Cyber Crime International terdiri dari 17 WNA Cina dan 10 orang WNA Taiwan, diamankan di Tahti Polda Bali. Pemeriksaan terhadap 27 pelaku penipu dan pemeras lintas Negara itu dilakukan oleh kepolisian China.
“Jadi, sekarang ini mereka (27 WNA) masih diperiksa oleh Kepolisian China di Polda Bali,” ujarnya Minggu (30/7).
Diterangkannya, seluruh proses terhadap kasus tersebut diserahkan kepada Kepolisian China, termasuk kapan deportasi akan dilakukan.
“Saat ini mereka belum dibawa ke Jakarta dan masih diinterograsi oleh Polisi Cina, datanya sama mereka semua,” tegasnya.
Dalam pantauan di lapangan, 27 pelaku warga Cina dan Taiwan itu ditempatkan dalam dua sel berbeda. Beberapa petugas dari Sabhara tampak berjaga-jaga di rutan tersebut. Sementara, Minggu (30/7), terlihat dua orang di antaranya (laki-laki dan perempuan) dirujuk ke RS Trijata Polda Bali karena menderita luka lebam di bagian kaki. Kedua WNA tersebut sempat meloncat dan tembok dan mengalami luka lebam di bagian kaki. Saat dipindahkan ke dalam mobil keduanya dalam kondisi diborgol.
Selain mengamankan 27 WNA China dan Taiwan serta 4 warga lokal yang bertugas sebagai sopir dan pembantu, tim gabungan juga mengamankan peralatan yang digunakan para pelaku untuk melakukan penipuan. Yakni 38 Telepon Rumah, 25 Modem, 7 Router, 10 Laptop, 8 HP Panasonic, seperangkat CCTV dan 6 Paspor.
“Rencananya, setelah diperiksa oleh kepolisian China, 27 pelaku akan dikirim ke Bareskrim Mabes Polri untuk dan selanjutnya di deportasi ke China, terkait kejahatan yang mereka lakukan,” jelas Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hery Widjaja, (30/7).
Diberitakan, sebanyak 27 WNA Cina Taiwan ditangkap tim gabungan Cyber Crime Bareskrim Mabes Polri bekerjasama dengan kepolisian Tiongkok dan Polda Bali di sebuah vila di Jalan Puri Bendesa, Banjar Mumbul, Kuta Selatan, Sabtu (29/7) sekitar pukul 14.30 Wita. Puluhan WNA terdiri dari perempuan dan laki-laki ini terlibat serangkaian kasus penipuan dan pemerasan melalui via telpon, yang merugikan warga Tiongkok dan Taiwan.[bbn/spy/psk]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5932 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4649 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2614 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2272 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2218 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026