Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Arkeolog Temukan Mumi Berlapis Tembaga di Siberia
Senin, 31 Juli 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Siberia. Para arkeolog menemukan dua mumi dewasa dan bayi berlapis tembaga di dalam permafrost atau es permanen di situs arkeologi Zeleny Yar di Siberia, Rusia.
Kedua mumi tersebut ditemukan terbungkus bahan tekstil tebal, bulu hewan, dan kulit kayu. Tubuh mumi dewasa dilapisi dengan plat tembaga, sedangkan tubuh mumi bayi ditutupi dengan potongan-potongan tembaga.
[pilihan-redaksi]
Para arkeolog menduga bahwa tembaga yang memiliki kemampuan antimikroba digunakan oleh peradaban Arktik kuno untuk mengawetkan tubuh mumi. Namun, kedua tubuh tersebut juga terawetkan secara alami oleh es di sekelilingnya.
Terletak di ujung terpencil Siberia, tempat ditemukannya kedua mumi tersebut berada di lingkaran kutub utara dan berdiri di persisir lautan Kara, Samudera Arktik. Wilayah tersebut selalu diselimuti oleh angin dingin dan rata-rata suhu tahunannya sekitar -5,72 derajat celcius.
Setelah dilakukan pengukuran, mumi dewasa memiliki tinggi sekitar 170 cm. Sementara mumi bayi diperkirakan berusia enam bulan atau kurang. Keduanya akan menjalani pengujian genetik, forensik, dan analisis sejarah.
Para peneliti masih belum membuka pembungkus mumi. Antropolog Evgenia Svyatova dari Pusat Perlindungan dan penggunaan Monumen Sejarah dan Budaya, menjelaskan bahwa tim peneliti khawatir tindakan tersebut dapat memperburuk keadaan jaringan tubuh mumi.
Meski usia pasti dari kedua mumi belum diketahui, namun tempat penemuan tersebut diketahui paling aktif pada abad 13 di Zaman Pertengahan.
Kedua mumi juga bukan yang pertama kali ditemukan di Zeleny Yar sejak dimulainya penggalian pada tahun 1997. Di antara tahun 2013 dan 2017 saja, tim peneliti telah menemukan 47 kuburan.
Akan tetapi, asal-usul para mumi masih menjadi misteri. Salah satu petunjuk yang dimiliki oleh para peneliti adalah sebuah mangkuk perunggu dari abad ke-10 yang berasal dari Persia. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3878 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2439 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2011 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1934 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1793 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026