Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 27 Oktober 2026
Arkeolog Temukan Mumi Berlapis Tembaga di Siberia
Senin, 31 Juli 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Siberia. Para arkeolog menemukan dua mumi dewasa dan bayi berlapis tembaga di dalam permafrost atau es permanen di situs arkeologi Zeleny Yar di Siberia, Rusia.
Kedua mumi tersebut ditemukan terbungkus bahan tekstil tebal, bulu hewan, dan kulit kayu. Tubuh mumi dewasa dilapisi dengan plat tembaga, sedangkan tubuh mumi bayi ditutupi dengan potongan-potongan tembaga.
[pilihan-redaksi]
Para arkeolog menduga bahwa tembaga yang memiliki kemampuan antimikroba digunakan oleh peradaban Arktik kuno untuk mengawetkan tubuh mumi. Namun, kedua tubuh tersebut juga terawetkan secara alami oleh es di sekelilingnya.
Terletak di ujung terpencil Siberia, tempat ditemukannya kedua mumi tersebut berada di lingkaran kutub utara dan berdiri di persisir lautan Kara, Samudera Arktik. Wilayah tersebut selalu diselimuti oleh angin dingin dan rata-rata suhu tahunannya sekitar -5,72 derajat celcius.
Setelah dilakukan pengukuran, mumi dewasa memiliki tinggi sekitar 170 cm. Sementara mumi bayi diperkirakan berusia enam bulan atau kurang. Keduanya akan menjalani pengujian genetik, forensik, dan analisis sejarah.
Para peneliti masih belum membuka pembungkus mumi. Antropolog Evgenia Svyatova dari Pusat Perlindungan dan penggunaan Monumen Sejarah dan Budaya, menjelaskan bahwa tim peneliti khawatir tindakan tersebut dapat memperburuk keadaan jaringan tubuh mumi.
Meski usia pasti dari kedua mumi belum diketahui, namun tempat penemuan tersebut diketahui paling aktif pada abad 13 di Zaman Pertengahan.
Kedua mumi juga bukan yang pertama kali ditemukan di Zeleny Yar sejak dimulainya penggalian pada tahun 1997. Di antara tahun 2013 dan 2017 saja, tim peneliti telah menemukan 47 kuburan.
Akan tetapi, asal-usul para mumi masih menjadi misteri. Salah satu petunjuk yang dimiliki oleh para peneliti adalah sebuah mangkuk perunggu dari abad ke-10 yang berasal dari Persia. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5899 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4627 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2593 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2237 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2210 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026