Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
- Selasa, 28 April 2026
Anggaran Dana Desa Naik, Orang Miskin Malah Nambah
Jumat, 4 Agustus 2017,
18:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, NASIONAL.
Beritabali.com, Jakarta. Anggaran dana desa terus meningkat, tahun ini siap digelontorkan Rp60 triliun. Ironisnya, program berbiaya jumbo ini gagal menurunkan kemiskinan di pedesaan.
Direktur Jenderal Dana Perimbangan Kementerian Keuangan, Boediarso Teguh Widodo mengatakan tidak efektifnya penggunaan dana desa untuk mengentaskan masyarakat miskin di desa, lanataran formulasi penggunaan anggaran yang keliru dalam pengalokasian dana desa selama ini.
[pilihan-redaksi]
Pihaknya menyebut bakal melakukan reformulasi atau menghitung ulang formula yang digunakan untuk mengalokasikan dana desa. "Karena itu maka reformulasi dilakukan pada 2 aspek," kata Boediarso dalam sebuah diskusi di Jakarta, Kamis (3/8/2017).
Kata anak buah Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati ini, bakal menurunkan jumlah alokasi dasar. "Mungkin akan terasa agak revolusioner kalau sekarang (misalkan) alokasi dasarnya 90 bisa (diturunkan) menjadi 70 atau 60, atau 80 atau 75 itu kita lihat," jelas Boediarso.
Kemudian, lanjut Boediarso, dengan memperbesar kue yang berpihak pada keadilan, yaitu jumlah penduduk, luas wilayah, jumlah penduduk miskin, dan indeks kesulitan geografis itu kita perbesar.
"Di antara keempat variabel tadi, kita karena arahnya mempercepat pengentasan kemiskinan maka bobot yang paling besar itu ada pada jumlah penduduk miskin," terang Boediarso.
Dia bilang, jika bobot alokasi dana yang besar diberikan berdasarkan pada jumlah penduduk miskin maka otomatis daerah-daerah, desa-desa yang mempunyai penduduk miskin besar itu akan menerima dana desa yang lebih besar.
Selain mengubah bobot antara alokasi dasar dan alokasi formula dengan bobot yang lebih besar kepada kemiskinan, pemerintah juga memberi afirmasi yaang berbasis kepada wilayah, yaitu kepada desa tertinggal dan sangat tertinggal di daerah tertinggal, perbatasan, dan kepulauan.
Badan Pusat Statistik (BPS) belum lama ini merilis bahwa di daerah pedesaan jumlah penduduk miskin hanya mampu turun sebanyak 181,29 ribu orang dari 17,28 juta pada September 2016 menjadi 17,10 juta pada Maret 2017. [bbn/idc]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
5 Pelaku Pembakaran ABK Benoa Ditangkap, Ini Motifnya
Dibaca: 3774 Kali
02
03
Koster Ungkap Rencana Akses Baru ke Besakih dari Klungkung-Bangli
Dibaca: 1716 Kali
04
05
ABOUT BALI
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026
Tradisi Imlek Unik di Singaraja, Patung Dewa Disucikan Tirta Tiga Pura
Rabu, 11 Februari 2026