Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Anggota Brimob Korban Pemukulan Ngaku Tidak Tahu Siapa Pelaku Penganiayaan

Selasa, 8 Agustus 2017, 19:12 WITA Follow
Beritabali.com

Beritabali.com

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DENPASAR.

Beritabali.com, Denpasar. Kasus penganiayaan anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi I Bagus Suwarna di Hotel Ayana Nusa Dua Kuta Selatan, Selasa (8/8) siang tadi, hingga kini masih diselidiki aparat kepolisian. Kasus ini sangat misterius karena korban sendiri tidak mengetahui siapa yang memukul dan mengambil senjata laras panjang miliknya jenis AK 101. 
 
Kejadian penganiayaan dan perampasan senjata api laras panjang itu tentu saja memantik kehebohan di jajaran Polda Bali. Wakapolda Bali Brigjen Pol I Gede Alit Widana turun langsung ke Hotel Ayana untuk mengecek TKP dan menginterogasi korban. Di lokasi juga terlihat Kapolresta Denpasar Kombes Pol Hadi Purnomo dan Kasat Reskrim Polresta Denpasar Kompol Aris Purwanto. 
 
[pilihan-redaksi]
“Wakapolda Bali baru saja tiba sekitar pukul 16.00 wita tadi,” ungkap sumber kepolisian Polda Bali yang enggan disebut namanya itu, Selasa (8/8).
 
Sumber mengatakan, kasus ini sangat misterius, menyusul pengakuan korban Brigadir Polisi I Bagus Suwarna yang tidak mengetahui siapa yang memukul dirinya. Bahkan, korban yang sudah siuman dari pingsan itu tidak mengetahui siapa yang mengambil senjata api laras panjang jenis AK 101 tersebut. 
 
“Anggota Brimob itu sudah siuman dari pingsan. Saat ini dia di rawat di Hotel dan diinterograsi langsung oleh Wakapolda Bali, Kapolresta Denpasar dan Kasat Reskrim,” beber sumber yang enggan disebut namanya itu. 
 
Sementara itu Kabid Humas Polda Bali Kombes Pol Hengky Widjaya belum bisa berkomentar banyak terkait kejadian. Pasalnya, korban Brigadir Polisi I Bagus Suwarna masih diinterograsi. Meski demikian, dari penyelidikan sementara, senjata api laras panjang yang hilang itu jenis AK 101 beserta 1 magasen berisi 3 peluru hampa & 27 peluru karet. 
 
“Saat ini Polda Bali membentuk Tim Gabungan (Propam, Brimob, Reskrim & Intel) untuk melaksanakan investigasi,” tegasnya, Selasa (8/8). 
 
Diberitakan, insiden penyerangan terhadap seorang anggota Brimob Polda Bali, Brigadir Polisi Ida Bagus Suwarna, terjadi di Hotel Ayana Jimbaran, Selasa (8/8) siang. Pelaku misterius menganiaya korban hingga pingsan dan merampas senjata api laras panjang milik korban. 
 
Kejadian persis terjadi sekitar pukul 11.20 wita, saat korban Ida Bagus Suwarna berjaga bersama temannya, Brigpol I Nyoman Wenten anggota Subden A Pelopor Brimob Polda Bali. Kedua anggota Brimob Polda Bali itu melaksanakan tugas jaga di Hotel Ayana, Nusa Dua, Kuta Selatan sekitar pukul 11.00 wita. 
 
Korban sempat bersama seorang security istrahat makan siang di Rimba Resort dan singgah ke toilet dan kembali ke pos jaga depan. Tragisnya, tib-tiba saja korban ditemukan oleh salah seorang security bernama Merdeka Yana dalam posisi duduk dan tidak sadarkan diri. Korban mengalami luka di wajah sebelah kiri lebam, mata merah dan muntah darah. [bbn/spy]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: bbn/bgl



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami