Akun
guest@beritabali.com

Beritabali ID:


Langganan
logo
Beritabali Premium Aktif

Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium




Ternyata, Otak Wanita Lebih Aktif Dibanding Pria?

Kamis, 10 Agustus 2017, 09:00 WITA Follow
Beritabali.com

ist

IKUTI BERITABALI.COM DI GOOGLE NEWS

BERITABALI.COM, DUNIA.

Beritabali.com, Washington. Sebuah penelitian menjelaskan bahwa otak wanita lebih aktif daripada laki - laki. Mengapa demikian?
 
Mengutip dari zeenews, Rabu (09/08/2017), sebuah studi menyebutkan bahwa otak wanita secara signifikan lebih aktif daripada laki - laki terutama di wilayah yang melibatkan fokus, kontrol impuls, suasana hati dan kecemasan.
 
[pilihan-redaksi]
"Ini adalah studi yang sangat penting untuk membantu Anda memahami perbedaan otak berbasis gender. Perbedaan diukur dan kami mengidentifikasi antara laki-laki dan perempuan penting untuk memahami risiko berbasis gender untuk gangguan otak seperti penyakit Alzheimer,"kata Daniel G Amin, pendiri Amin klinik di AS dan memimpin penulis studi diterbitkan dalam jurnal Alzheimer's Disease.
 
Otak perempuan dalam kajian tersebut yang secara signifikan lebih aktif di banyak daerah lain daripada laki-laki, terutama dalam korteks prefrontal, terlibat dengan fokus dan kontrol impuls, dan daerah limbik atau emosional otak, terlibat dengan suasana hati dan kecemasan.
 
Visual dan koordinasi pusat otak yang lebih aktif pada pria.
 
SPECT (photon tunggal emisi computed tomography) dapat mengukur perfusi darah di otak. Gambar Diperoleh dari subyek istirahat atau sementara melakukan berbagai tugas kognitif akan menunjukkan aliran darah yang berbeda di daerah tertentu otak.
 
Subjek termasuk 119 sehat relawan dan 26,683 pasien dengan berbagai kondisi kejiwaan seperti trauma otak, gangguan bipolar, gangguan mood, skizofrenia psikotik gangguan dan perhatian defisit hiperaktif disorder (ADHD).
 
Total 128 daerah otak yang dianalisis untuk mata pelajaran pada awal dan sambil melakukan tugas konsentrasi.
 
Memahami perbedaan-perbedaan ini sangat penting karena gangguan otak mempengaruhi pria dan wanita berbeda.
 
[pilihan-redaksi2]
Wanita memiliki tingkat signifikan lebih tinggi dari penyakit Alzheimer, depresi, yang itu sendiri adalah faktor risiko untuk penyakit Alzheimer, dan gangguan kecemasan, sedangkan laki-laki memiliki tingkat yang lebih tinggi (ADHD), masalah yang berkaitan dengan perilaku dan penahanan.
 
Temuan penelitian korteks prefrontal peningkatan aliran darah dalam perempuan dibandingkan laki-laki mungkin menjelaskan mengapa wanita cenderung untuk menunjukkan kekuatan yang lebih besar di wilayah empati, intuisi, kolaborasi, pengendalian diri, dan perhatian yang tepat.
 
Penelitian ini juga menemukan meningkatkan aliran darah di area limbik otak wanita, yang juga sebagian mungkin menjelaskan mengapa wanita lebih rentan terhadap kecemasan, depresi, insomnia dan gangguan makan. [bbn/idc/wrt]
Beritabali.com

Berlangganan BeritaBali
untuk membaca cerita lengkapnya

Lanjutkan

Reporter: -



Simak berita terkini dan berita pilihan kami langsung di ponselmu. Ikuti saluran Beritabali.com di WhatsApp Channel untuk informasi terbaru seputar Bali.
Ikuti kami