Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Senin, 26 Oktober 2026
Tentara India dan China Tingkatkan Kesiapan
Sabtu, 19 Agustus 2017,
09:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Beijing. Pemerintah China dan India sama-sama meningkatkan kewaspadaan pasukannya untuk menghadapi konflik bersenjata menyusul perselisihan perbatasan Dataran Tinggi Doklam di Pegunungan Himalaya.
[pilihan-redaksi]
Business Insider mengabarkan Senin (14/8/2017), Menteri Pertahanan India Arun Jaitley menyatakan di depan parlemen, "Pasukan India siap menghadapi situasi apapun," katanya seperti dikutip Indian Express. Sementara itu, sebuah sumber di kalangan militer China mengungkapkan, "Tentara Pembebasan Rakyat China, tidak bersedia meladeni pertempuran dengan India. Tapi kami akan mengerahkan pesawat tempur dan rudal strategis untuk melumpuhkan divisi militer India yang ditempatkan di Himalaya," katanya kepada Harian South China Morning Post.
Sumber militer lainnya menyatakan, para perwira tinggi dan pasukan dari Komando Wilayah Barat China telah disiapkan menghadapi perang dengan India. "Ada suara di antara para tentara yang memerintahkan untuk berperang melawan tentara India bila mereka memasuki kawasan teritorial China di Donglang atau Doklam. Dan suara itu didukung warga China," katanya.
Tak cuma itu. Dua negara besar Asia itu sama-sama memperkuat armada lautnya di Teluk Bengali. Bulan Juli lalu misalnya, India bersama mitranya dari AS dan Jepang melakukan latihan perang laut di Teluk Bengali. AS juga telah menyetujui penjualan pesawat angkut militer ke India bernilai US$365 juta ke India, dan penjualan pesawat drone AS bernilai US$2 miliar. Kini jajaran angkatan laut India memiliki 8 buah kapal selam Boeing P-8A Poseidon yang melakukan patroli di sepanjang Laut Hindia.
Sedangkan Antony Wong, pengamat militer China di Macau menyatakan bahwa kedua negara itu tampaknya saling merendahkan satu sama lain. Tapi, "Bila konflik perbatasan melebar hingga ke laut, maka sulit bagi pasukan RRC mengalahkan angkatan laut India yang tampaknya lebih kuat setelah memiliki 8 kapal selam patroli Boeing P-8A," kata Antony Wong seperti dikutip South China Morning Post. [bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5855 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4605 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2571 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2213 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2198 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026