Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
32 Barista Berkompetisi dalam Ajang "Latte Art Throw Down"
Senin, 21 Agustus 2017,
11:10 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Sebanyak 32 orang barista berlomba dalam ajang barista dengan tema "Latte Art Throw Down" yang dilaksanakan di Pepito Cafe, Kerobokan Kelod, Kuta Utara, Badung, Minggu,(20/8).
Pelaksanaan lomba menurut, Asisten Beverage Specialist Pepito, Chairul Jafar didampingi panita pelaksanaan ajang lomba barista bertema "Latte Art Throw Down" Adreas Erwan, disela pelaksanaan kegiatan tersebut mengatakan, kegiatan ini bertujuan selain mencari juara. Juga, sebagai wadah bagi seluruh barista-barista yang ada dibeberapa Coffee Shoup di seluruh Bali.
"Kami ingin mewadahi seluruh barista di seluruh Bali, jadi meraka memiliki fashion yang tinggi. Dalam kaitan dengan kegiatan ini, kami (Pepito) menggandeng, nongrong kopi dan pepito cafe sebagai tempat pelaksanaan," jelasnya.
Dilanjutkan, 16 besar kita main di basic, kembali kesejarah late art. Mengingat saat ini, banyak yang custom.
"Jika dilihat saat ini, banyak yang custom melupakan sejarahnya late art. Dalam perlombaan ini, kita main di basic seperti, Love, Roseta dan Tulip. Dengan penilaian peserta lomba, dilihat dari simetrisnya, garis lurusnya dan degradrasi warnanya," ujarnya.
Disampaikan, untuk penjaringan peserta lomba disaring dari 32 orang peserta diseleksi menjadi 16 peserta selanjutnya disaring dari 16 peserta disaring lagi menjadi 8 peserta lanjut disaring menjadi 4 orang peserta kemudian disaring lagi untuk mencari juara 3, 2 dan juara 1.
"Penyaringan peserta lomba kami lakukan dari total 32 orang peserta disaring untuk mecari juara 1, 2 dan 3. Para pemenang lomba dari juara 1, 2 dan 3 akan memperoleh hadiah berupa uang tunai mulai dari Rp 500 ribu, Rp 750 ribu sampai sebesar Rp 1 juta, throphy dan certificated," ucapnya.
Dikatakan, dalam perlombaan seratus persen kami gunakan produk kopi lokal Arabika. Sembari menambahkan, dalam ajang lomba seperti ini setidaknya akan mampu mengangkat produk-produk dari para petani-petani kopi lokal juga.
"Produk Indonesia (Kopi) lokal khususnya, sebenarnya bagus-bagus. Tinggal, bagaimana kita mengemasnya saja agar menang didalam persaingan," cetusnya.
Adapun pemenang dalam perlombaan tersebut yaitu, juara 3 diraih oleh Gede Bertayasa, Juara 2 Yepi dan juara 1 diraih oleh I Gusti Ngurah Ananda Wilyantara dari Coffee Shoup Livingstone Petitenget. [bbn/gun/psk]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5962 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4662 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2648 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2300 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2231 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026