Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 30 Juli 2026
LPSK dan LBH APIK Datangi Polres Badung, Prihatin Kasus Suami Potong Kaki Istri
Rabu, 20 September 2017,
10:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Kasus Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) menimpa Ni Putu Kariani (29) yang kedua kakinya dipotong oleh suaminya sendiri, Kadek Adi Putra (36), memantik keprihatinan Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban (LPSK) dan Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Apik Bali.
Sebagai bentuk rasa keprihatinan tersebut, pihak LPSK dan APIK Bali mendatangi Polres Badung, Selasa (19/9) kemarin, untuk mengetahui sejauh mana proses pemeriksaan, sekaligus memberikan bantuan hukum dan assessement terhadap korban.
[pilihan-redaksi]
Usai pertemuan, Wakil Ketua LPSK Hastono Atmojo mengatakan, kedatangannya ke Polres Badung untuk memastikan sejauh mana upaya polisi menangani kasus penganiayaan terhadap perempuan, seperti yang dialami korban Ni Putu Kariani.
“Kami mengapresiasi kinerja Polres Badung yang sangat cepat memproses kasus ini,” ucapnya.
Dijelaskannya, setelah ke Polres Badung, pihaknya bersama LBH Apik Bali akan mendatangi rumah korban di Buleleng. Selain memberikan bantuan hukum dan perlindungan terhadap Ni Putu Kariani serta anak-anaknya, pihaknyajuga akan memberikan assessment dan psikologi maupun upaya medis.
Senada dijelaskan Ketua LBH Apik Bali I Guti Ayu Yuli Maheningsih, bersama dengan LPSK, pihaknya akan memberikan bantuan assessment dan psikologi terhadap korban yang mengalami gangguan psikologis. Dikatkannya, peristiwa kekerasan yang dialami korban sudah terjadi sejak awal-awal nikah dan tinggal di Buleleng. Pelaku yang tiada lain suaminya sendiri, semakin kasar saat mereka pindah ke Badung.
“Korban sempat minta pisah. Tapi dirujukan kembali oleh keluarga dengan alasan anak-anak,” ucapnya.
Diungkapkannya, sebelum kejadian korban Ni Putu Kariani meminta ijin kepada suaminya akan pulang ke Buleleng menengok anaknya. Namun pelaku marah dikira korban tidak akan kembali ke kosnya di TKP. Kemudian pelaku mengambil pisau, menebas kaki istrinya seperti memotong kayu.
“Pasca kejadian korban sadar, tapi tidak bisa bergerak kerena pelaku sangat cepat mengayunkan pisau. Setelah kaki korban putus pelaku baru sadar. Korban saat itu sudah minta tolong, hanya saja tetangganya tidak berani mendekat karena pelaku membawa pisau,” tegasnya.
Dikonfirmasi, Kapolres Badung AKBP Yudit Satriya Hananta mengatakan, kondisi pelaku stabil namun hasil pemeriksaan psikisnya belum keluar. Minggu depan kasusnya sudah tahap 1.
“Pelaku mengaku melakukan aksinyadalam keadaan sadar dan spontan,” katanya.
Diberitakan, kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) tejadi di rumah kos Banjar Umabuluh, Canggu, Kuta Utara, Selasa (5/9) sore. Diduga cemburu, ayah dua anak, Kadek Adi Putra (36), mengiris dan memotong ke dua kaki istrinya, bernama Ni Putu Kariani.
Ironisnya, pria asal Alas Angker, Buleleng ini melakukan aksi sadisnya dihadapan sang anak yang masih berusia 9 tahun.[spy/wrt]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: bbn/bgl
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3896 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2962 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2053 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 2026 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1812 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026