Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Minggu, 13 September 2026
Evaluasi Pelaksanaan Porprov, Wagub Panggil Ketua KONI dan Panpel
Rabu, 20 September 2017,
10:53 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DENPASAR.
Beritabali.com, Denpasar. Wakil Gubernur Bali Ketut Sudikerta memanggil Ketua Umum KONI Bali Ketut Suwandi dan Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Pande Made Purwata, di Ruang Kerja Wagub Kantor Gubernur Bali, Selasa (19/9).
Dalam pertemuan tersebut, Wagub Sudikerta ingin mendapat penjelasan tentang ketidaknyamanan yang terjadi pada prosesi pembukaan PORPROV yang berlangsung di Stadion Kapten Wayan Dipta Gianyar, Minggu (17/9).
[pilihan-redaksi]
Kesempatan itu juga dimanfaatkannya untuk mengevaluasi pelaksanaan PORPROV secara keseluruhan sehingga dapat berjalan dengan baik hingga prosesi penutupan pada 23 September 2017 mendatang.
Mengawali penjelasannya, Ketua KONI Ketut Suwandi mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi pada prosesi pembukaan PORPROV XIII Tahun 2017.
“Ini jadi bahan evaluasi dan pembelajaran bagi kami agar ke depannya menjadi lebih baik,” ujarnya.
Menurut Suwandi, persoalan muncul karena kurangnya komunikasi dan sinkronisasi dalam penyusunan rundown prosesi acara pembukaan. Pihak panitia pelaksana ingin memberi kejutan-kejutan, namun dalam pelaksanaannya di lapangan kurang diantisipasi.
“Kami memahami bahwa kreatifitas dan pembaruan itu perlu. Namun agar dapat berjalan dengan baik, perlu ada sinkronisasi dan komunikasi. Saya rasa, hal-hal seperti ini harus kita benahi ke depan,” imbuhnya.
Sementara itu, Ketua Panpel PORPROV Pande Made Purwata menyampaikan apresiasi atas undangan Wagub Ketut Sudikerta. Ia menerangkan bahwa sejauh ini perhelatan PORPROV berjalan dengan baik.
“Sejauh ini tak ada hal krusial yang mengganggu,” cetusnya.
Terkait dengan kekurangnyamanan yang terjadi pada prosesi pembukaan, Pande Purwata juga menyampaikan permohonan maaf.
“Tak ada sedikitpun niat kami untuk mempermalukan siapa-siapa, justru kami yang malu,” tandasnya.
Pihaknya hanya ingin memberi pertunjukkan terbaik yang mencerminkan kalau Gianyar itu merupakan daerah seni. Hanya saja dalam pelaksanaannya terjadi force majeure (kejadian atau keadaan yang terjadi diluar kuasa dari para pihak yang bersangkutan,red). Alhasil, ketika tiba acara pembacaan sambutan gubernur, para atlet sudah berada di luar stadion.
Menanggapi penjelasan Ketua KONI dan Panpel PORPROV, Wagub Sudikerta dapat memahami hal tersebut. Dalam kesempatan itu Ia juga mengklarifikasi sejumlah pemberitaan yang menyebut dirinya marah atau ngambul sehingga tidak membacakan sambutan.
“Tidak mungkin saya membacakan sambutan, sementara atletnya sudah tidak ada,” imbuhnya.
Sudikerta berharap kejadian ini dapat dijadikan pelajaran agar tak terulang pada prosesi penutupan. Dia memahami dan mengapresiasi keinginan tuan rumah untuk mengkolaborasikan seni dan olahraga.
“Namun tetap harus sesuai dengan porsi dan terus dikomunikasikan,” ujarnya seraya berharap agar pihak panitia lebih mengoptimalkan seniman dan artis lokal. [bbn/prov/wrt]
Berita Denpasar Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Habib Diciduk di Vila Dalung, 152 Gram Ganja Disita Polisi
Dibaca: 3380 Kali
02
Bentrok di Mess Buruh Tunas Jaya Sanur di Benoa, Satu Orang Tewas
Dibaca: 1695 Kali
03
04
05
Anak-anak Bakar Tisu, Rumah di Banyuning Buleleng Ludes Terbakar
Dibaca: 803 Kali
ABOUT BALI
Turis Australia Ditangkap Bawa 37 Paket Ganja di Denpasar
Jumat, 11 September 2026
Kronologi Gudang Rongsokan di Jalan Nakula Denpasar Terbakar
Selasa, 1 September 2026
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026