Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Selasa, 28 Juli 2026
Pasangan Pelaku Kanibalisme Ditangkap di Rusia
Rabu, 27 September 2017,
06:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, DUNIA.
Beritabali.com, Moskow. Dmitry Baksheev dan Natalia Baksheeva, istrinya ditangkap petugas kepolisian Rusia karena melakukan kanibalisme terhadap 30 orang korban sejak 18 tahun lalu.
Daily Mail mengabarkan Senin (25/9/2017), kasus pembunuhan ini terbongkar setelah telepon genggam Dmitry Baksheev ditemukan oleh seorang karyawan di Krasnodar, Rusia. Setelah dibuka, telepon pintar itu berisi video mengerikan hasil rekaman Dmitry terhadap para korban. Sejumlah foto juga ditemukan di dalam telepon genggam bermerk Samsung itu.
[pilihan-redaksi]
Penggalan tubuh perempuan ditemukan pada 12 September lalu, di sebuah tanah kosong dekat kompleks Akademi Militer Rusia di 135 Dzerzhinskogo Street, Krasnodar. Dekat tubuh korban ditemukan keranjang berisi potongan tubuh dan barang-barang milik korban. Petugas penyidik kemudian menemukan tujuh kantong organ tubuh di dalam lemari es pelaku.
Dmitry dan Natalia dikabarkan menyimpan daging manusia di dalam botol, salah satu di antaranya memperlihatkan organ tubuh manusia. Sementara, 19 kulit manusia yang segar dari tubuh korbannya ditemukan di tempat tinggal mereka, di sebuah perumahan Akademi Militer Rusia di Kranodar. Sebuah video berisi cara melakukan kanibalisme juga ditemukan di kamar mereka.
Para tetangganya menceritakan, kedua pasangan itu memiliki perangai aneh. Setiap kali ada penduduk yang hendak memasuki rumah mereka, Natalia Baksheeva langsung berteriak-teriak panik dan menghalangi agar tak jadi masuk. Menurut pengakuan Dmitry, ia telah mengonsumsi daging korbannya sejak 1999. Sebuah foto bertarikh 28 Desember 1999 menunjukkan sebuah kepala manusia dikelilingi buah jeruk siap disajikan di atas piring.
"Ini bukti, bahwa pengakuannya benar," tutur seorang petugas penyelidik. Dmitry juga tampak berpose memegang palu dan arit, simbol Rusia, di latar belakang tubuh korban. Para korban lebih dahulu dilumpuhkan dengan cairan Ether dan Corvalol, obat kimia yang dilarang di Rusia, sebelum dimutilasi.[bbn/idc/wrt]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Pemuda di Kintamani Ditemukan Tewas Tergantung di Kebun
Dibaca: 3883 Kali
02
Anggota DPRD Gianyar Wayan Gede Sudarta Meninggal di Malaysia
Dibaca: 2800 Kali
03
Guru SD di Singaraja Dilaporkan atas Dugaan Pencabulan Siswi
Dibaca: 2030 Kali
04
Klinik Polres Jembrana Raih FKTP Terbaik I di Bidokkes Award 2026
Dibaca: 1973 Kali
05
Polisi Tangkap Terduga Pelaku Pelecehan Siswi SD di Payangan
Dibaca: 1802 Kali
ABOUT BALI
Riset BRIN Ungkap Alasan Masyarakat Bali Mulai Memilih Krematorium untuk Ngaben
Sabtu, 18 Juli 2026
Tradisi Mepatung di Bangli, Penampahan Galungan yang Pererat Persaudaraan
Selasa, 16 Juni 2026
Video Langka Calonarang dan Janger Pegok 1937 Ditemukan di Jerman
Senin, 25 Mei 2026
Tradisi Wadak di Mengani Tetap Lestari, Desa Batasi Satu Godel Setahun
Senin, 18 Mei 2026
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026