Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Kamis, 29 Oktober 2026
Tingkatkan Pelayanan Kesehatan, RS di Bali Perlu Tambah 400 Tempat Tidur
Senin, 2 Oktober 2017,
16:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Pelayanan rumah sakit di Bali masih kurang jika dibandingkan dengan jumlah penduduk pulau ini.
Direktur Siloam Hospitals Bali, dr. I Wayan Sutarga mengatakan jika dilihat untuk pembangunan RS di Bali secara keseluruhan masih dirasa kurang jumlahnya jika dibandingkan dengan jumlah penduduk Bali saat ini. Kira-kira kekuranganya mencapai 400 penambahan tempat tidur lagi.
[pilihan-redaksi]
"Peluang untuk membangun RS di Bali bisa dikatakan kurang. Saat ini yang bisa dilakukan adalah, RS yang sudah ada jika bisa kita besarkan dahulu dan yang belum ada kita bangun lagi RS yang baru," pungkasnya.
Di daerah Ungasan lebih baik dibangun Rumah Sakit (RS) Umum ketimbang dibangun RS Internasional, hal tersebut disampaikan, Direktur Siloam Hospitals Bali, dr. I Wayan Sutarga MPHM, Jumat (29/9) di Kuta, Badung.
Dilanjutkan, bahkan dari dulu sudah dikatakan untuk dibedakan rumah sakit yang mewah dengan RS yang berstandar internasional. Karena dirinya mencontohkan, RS yang mewah adalah RS yang gedungnya mewah, alat-alat yang digunakan sangat cangih-cangih. Akan tetapi, dengan standar pelayanan yang diberikan belum tentu bagus. Sedangkan untuk RS bersntandar internasional merupakan RS yang terakreditasi oleh badan yang terakreditasi dari rumah sakit internasional.
"Bisa gedungnya sederhana, akan tetapi kebersihanya dijamin, pengendalian infeksinya bagus dan keamanan pasienya juga diurus dengan sangat baik. Sehinga, masyarakat akan dapat lebih menikmati dan juga jika masyarakat dikasi gedung yang hanya mewah saja. Belum tentu juga akan merasa nyaman," ujarnya.
Sementara, terkait pembangunan RS Internasional di Ungasan, dikatakan lebih sesuai RS Umum dibangun disana, namun tetap dengan kualitas pelayanan standar internasional.
"Rencana akan dibangunan RS Internasional di Ungasan menurut kami sendiri lebih baik agar dibangun RS Umum saja. Tentunya dengan kualitas pelayanan RS Umum yang tetap berstandar internasional ketimbang dibangun RS Internasional," jelasnya.[bpc/aga]
Berita Badung Terbaru
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Mess di Panjer Diserang 19 Orang, Empat Pemuda Luka
Dibaca: 5948 Kali
02
Perempuan 36 Tahun Akhiri Hidup di Kamar Kos Tulikup Gianyar
Dibaca: 4658 Kali
03
Rem Blong, Dua Pria Tewas Kecelakaan di Sukasada
Dibaca: 2643 Kali
04
Telkom Resmi Spin-Off Infrastruktur Fiber ke InfraNexia
Dibaca: 2290 Kali
05
Menkum Dorong WIPO Buat Standar Global Royalti, Karya AI Tak Dilindungi
Dibaca: 2226 Kali
ABOUT BALI
Misteri Lontar Lombok yang Tersimpan di Museum Dukuh Penaban Karangasem
Kamis, 8 Oktober 2026
Nyenuk Ngingkup di Tampaksiring Kembali Digelar Setelah 48 Tahun
Sabtu, 3 Oktober 2026
Guruh Sudah Meramal Overtourism Bali pada Lagu "Chopin Larung" 1975
Sabtu, 26 September 2026
Ban Truk Meledak, Sopir Tewas di Rest Area Pekutatan
Senin, 21 September 2026
Menelusuri Jejak Arsitektur Taman Soekasada Ujung
Senin, 21 September 2026