Akun
guest@beritabali.com
Beritabali ID: —
Langganan
Beritabali Premium Aktif
Nikmati akses penuh ke semua artikel dengan Beritabali Premium
Trending:
- Sabtu, 16 Mei 2026
Bangunan Pariwisata di Badung Minim Gunakan Ornamen Bali
Rabu, 11 Oktober 2017,
17:00 WITA
Follow
IKUTI BERITABALI.COM DI
GOOGLE NEWS
BERITABALI.COM, BADUNG.
Beritabali.com, Badung. Minimnya bangunan di beberapa kawasan objek pariwisata di Kabupaten Badung yang memakai ornamen berciri khas Bali sangat disayangkan. Seharusnya, bangunan yang berada di beberapa kawasan objek pariwisata tersebut (di daerah Badung khususnya) harus menonjolkan dan mempertahankan ornamen berciri khas Bali.
[pilihan-redaksi]
"Jangan sampai wisatawan masuk ke Badung tidak melihat ornamen berciri khas Bali, padahal wisatawan telah masuk di Badung yang notabene berada di Bali juga," kata salah satu anggota DPRD Badung Komisi II Pariwisata dan pembangunan, I Gusti Ngurah Sudiarsa, Senin, (9/10) saat ditemui di Legian, Badung.
Dilanjutkan, terkait dengan itu, pihaknya akan mengimbau dan akan menetapkan melalui Perda terkait hal ini. Perda akan mengatur keharusan bangunan untuk mengunakan ornamen berciri khas Bali.
"Kita orang Bali khususnya dan Indonesia pada umumnya, sebetulnya lupa akan jati diri, karena jika dilihat dari pengalaman saya seminggu yang lalu pulang dari Belanda dan Belgia. Di sana mereka, sudah sangat sadar dalam mempertahankan ciri khas yang dimiliki negaranya sendiri. Itu dapat dilihat dari bangunan di Kota-kota besar di Belanda dan Belgia yang ciri khasnya adalah batu bata, bahkan jalannya pun mengunakan batubata," cetusnya.
Dia mengharapkan, Badung menonjolkan bahan bangunan berupa batubata pada ornamen-ornamen bangunannya. Misal, mulai dari bangunan-bangunannya, pelingih-pelingih di Pura serta bangunan peningalan-peningalan kerajaan.
"Sudah hilang semuanya, kenapa tidak itu yang perlu kita tonjolkan dalam setiap ornamen-ornamen bangunan mengunakan bahan dari batubata saat ini. Apa lagi, dahulu sudah memanfaatkan pemakaian batubata pada setiap pembangunanya," ujarnya.
Disamping itu juga menurut Sudiarsa, pihaknya akan menggandeng para pelaku UKM terutama pelaku usaha dibidang batubata di daerah Badung. Produk yang dihasilkan tentu akan dapat dinaikan jumlah produksinya, karena akan dibantu dengan mesin pembuat batubata, tentunya dengan mesin yang memiliki umur yang panjang.
"Peran Pemerintah dalam hal ini harus hadir, karena dengan melakukan hal tersebut akan mampu menekan urbanisasi juga. Misal, adanya pelaku usaha batubata memproduksi batubata terutama yang memiliki kualitas bagus. Akan bisa kita ambil langsung, untuk selanjutnya dapat dipakai pada pelaksanaan pembangunan-pembangunan yang dilakukan oleh Pemerintah Kabupaten Badung di Badung khususnya dan Bali pada umumnya," pungkasnya.[bb/aga]
Berita Premium
Reporter: -
Berita Terpopuler
01
Remaja di Karangasem Ditemukan Tewas Tergantung di Pohon Jati
Dibaca: 1396 Kali
02
Isu Duet dengan AWK di Pilgub 2030, Ini Respons De Gadjah
Dibaca: 1061 Kali
03
04
Pemerintah Dorong KEK Kura Kura Bali Jadi Pusat Keuangan Global
Dibaca: 904 Kali
05
Polisi Bongkar Praktik LC di Bawah Umur di Kafe Gianyar
Dibaca: 805 Kali
ABOUT BALI
Wali Panguangan, Tradisi Sakral Syukuran Panen di Desa Mengani Bangli
Selasa, 5 Mei 2026
Perang Tipat Sayan, Tradisi Syukur Petani Jaga Kesuburan Sawah
Senin, 30 Maret 2026
Sakralnya Bale Gajah Pura Besakih, Tak Sembarangan Orang Bisa Naik
Kamis, 26 Maret 2026
Menyambut Energi Baru Imlek Lewat Ritual Rupang
Kamis, 12 Februari 2026